Jasmine Blooms Between Us

Jasmine Blooms Between Us

  • WpView
    Reads 380
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 28, 2026
"Cinta yang tulus dan suci itu seperti apa?" Selama delapan tahun, Mei Zhenzu terus menanyakan hal yang sama pada dirinya sendiri, namun tak pernah menemukan jawaban yang dapat memuaskan hatinya. Setelah putus dari Liang Chengwei, mantan pacarnya di usia 20 tahun, Zhenzu menutup hatinya rapat-rapat. Sejak saat itu, dia tak lagi membuka diri untuk cinta, seolah-olah menyegel dirinya dalam ketidakpercayaan akan cinta yang benar-benar tulus. Bahkan, dia pernah berkata kepada orang tuanya bahwa mungkin dia tidak akan menikah seumur hidupnya. Hari-harinya dihabiskan dengan mengurus toko bunga kecilnya, merawat tanaman-tanaman yang mekar dengan harum lembut. Namun, di antara bunga-bunga itu. Baginya, melati adalah simbol kesucian dan ketulusan-sesuatu yang indah, tetapi terasa semakin jauh dari jangkauannya. Dalam lubuk hatinya, dia masih menyimpan secercah harapan, tetapi satu kesalahan di masa lalu membuatnya merasa tak lagi pantas untuk mencintai atau dicintai. Namun, harapan itu mulai bersemi kembali. De Zhouxin, seorang programmer game sekaligus CEO perusahaan yang tengah naik daun, bertemu dengannya dan bertanya,"Saya De Zhouxin... Apa kamu masih mengingat saya?" Zhenzu terdiam. Nama itu terasa tidak asing di telinganya, tetapi ketika dia menggali ingatan masa lalu, perlahan semuanya menjadi jelas. De Zhouxin-teman SMP yang satu kelas dengannya juga teman satu SMA-nya. Perlahan, hubungan mereka mulai bertumbuh. Namun, tidak semudah itu bagi Zhouxin untuk meruntuhkan benteng yang telah Zhenzu bangun selama bertahun-tahun. Ada banyak rintangan dan ketakutan yang harus mereka hadapi. Namun, seperti melati yang mekar dengan keharuman lembutnya, cinta yang tulus dan suci pun mulai tumbuh di antara mereka. Baik Zhenzu maupun Zhouxin, mereka berdua berharap... Ini adalah cinta yang sungguh. " Cinta begitu suci, seperti Bunga Melati yang tumbuh dengan sabar."
All Rights Reserved
#12
zhanglinghe
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lost Marriage
  • [✓] Tablemates
  • Sweet Nothings [End]
  • In My Tenth Year Of Liking Him
  • ✔ Cahaya Bulan Putih Bos Besar Yang Gagap
  • Absolutely Spoiled [End]
  • Let's Not Fall In Love [COMPLETED]

Novel Terjemahan!!!! Tanpa dia sadari, Zhou Yang selalu memperhatikan kejenakaannya dengan sikap dingin dan acuh tak acuh. Lupakan menyukainya, dia bahkan tidak pernah punya kesan yang baik terhadapnya. Kemudian, cobaan hidup dan berlalunya waktu membawa kebijaksanaan bagi Su Hao. Dia akhirnya mengerti bahwa Zhou Yang tidak pernah benar-benar memperhatikannya. Kasih sayangnya hanyalah lelucon. Hatinya menjadi tenang seperti air yang tenang saat dia bekerja keras dalam hidup. Roknya berkibar, bebas dan santai. Di bawah sinar rembulan yang berair, Zhou Yang keluar dari mobilnya dengan terhuyung-huyung, meraih tangannya, dan menatapnya dalam cahaya redup: "Su Hao, lihat aku." Zhou Yang, pria yang tidak punya apa-apa, tidak kekurangan wanita, tidak kekurangan uang, tidak kekurangan kekuasaan. Dia menjalani kehidupan yang riang, pernah menghindari kasih sayang Su Hao. Dia memandang rendah Su Hao saat dia terpuruk. Hingga suatu hari, dia ingin menghancurkannya dan menelannya bulat-bulat, membuatnya berubah pikiran dan hanya memiliki dia di dalam hatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines