Rintik Duka

Rintik Duka

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 18, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Di desa Cempaka yang sunyi, serangkaian pembunuhan brutal mengguncang warga. Malik, seorang suami yang setia, terjebak dalam pusaran misteri ketika istrinya, Dina, dituduh sebagai pelaku. Namun, di balik darah dan kematian, tersembunyi kebenaran yang lebih kelam-dendam, pengkhianatan, dan rahasia yang tak pernah terungkap. Saat penyelidikan semakin dalam, Malik harus memilih: mempercayai wanita yang dicintainya atau menghadapi kenyataan yang lebih mengerikan dari yang pernah ia bayangkan.
All Rights Reserved
#7
perkampungan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Graveyard in the Backyard: A Tale of Lies and Shadows
  • LARUNG
  • Stay With Me
  • Night Stalkers
  • Para Bajingan Dan Perempuan Gila [END]
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Bloody Promise [Sudah Diterbitkan]
  • IKHLAS
  • 𝔄𝔰𝔥𝔢𝔰 𝔬𝔣 𝔱𝔥𝔢 𝔉𝔞𝔩𝔩𝔢𝔫

Di sebuah lingkungan yang tenang, tersembunyi sebuah rahasia mengerikan, kuburan di pekarangan sebuah rumah biasa. Ketika lampu-lampu misterius menyala di malam hari dan kabar kematian membuat warga resah, Detektif Kafka Adrian bersama timnya mulai menyelidiki kasus itu dengan serius. Dipimpin oleh Wakil Komandan Shezana Anggia yang tangguh, serta dibantu oleh ahli forensik Dr. Elora Delsyara, ahli IT Raegar Mahesa, dan jurnalis investigasi Neysha Tamara, kebenaran perlahan terkuak. Namun, tidak ada yang seperti yang terlihat. Bagaimana jika pemilik rumah itu ternyata belum meninggal? Bagaimana jika kuburan itu menyimpan lebih dari sekadar tulang belulang? Saat hutang, kebohongan, dan pengkhianatan terungkap, tim ini harus berhadapan dengan kegelapan yang jauh lebih dalam dari yang mereka duga. Bisakah keadilan ditegakkan sebelum rahasia di pekarangan itu menelan lebih banyak korban?

More details
WpActionLinkContent Guidelines