Tembok Yang Sangat Tinggi. (On Going)

Tembok Yang Sangat Tinggi. (On Going)

  • WpView
    Reads 255
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 11, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Jika suatu hari nanti, jika aku mencintai orang yang tak seagama dengan ku, maka aku ikhlas untuk dirinya pergi." ~Fana Fitriana Srifandi "Apapun yang terjadi, aku akan memperjuangkan itu walaupun sesakit apapun rintangan nya." ~Johanes Cristopher ......... "tunggu dulu Fana! aku ingin membicarakan dulu sesuatu penting, jangan dulu pergi!." ucap Johanes yang terus menerus mengejar Fana, ia terus engah engah sekaligus pasrah dengan Fana Fana pun akhirnya berhenti dan memutarkan balik badan nya menghadap Johanes, Fana sudah dibasahi cadar nya dengan air mata. "CUKUP TAFIQ!.." ucap Fana dengan lantang, Johanes pun berhenti dengan jarak yang sedikit menjauh, Johanes kecewa, kesal, campur aduk. "sampai kapan pun itu.. kita tidak akan bersatu! diibaratkan aku senja kamu malam, tak akan bisa bersatu. misalkan saja kamu mualaf karena aku, aku pun tak akan menerima itu!." Fana pun tak berhenti dari tangis nya, Johanes pun diam terpaku dan kata kata itu sangat menyayat hati. "karena di agama kami, sesuatu hal itu hanya untuk Allah hanya untuk tuhan, bukan hanya manusia apalagi manusia biasa seperti ku. cukup sampai sini, jika pun kita menikah, kita dalam bahaya." ucap Fana "dan jika boleh jujur, aku pun mengagumi mu Tafiq." sambung Fana sebelum ia pergi meninggalkan Johanes, setelah ditinggal Fana, Johanes pun menangis dalam diam. "Fana..." ucap lirih nya. ..... bagaimana dengan kelanjutan nya yaa?? yuk pantengin trus!!
All Rights Reserved
#359
cintabedaagama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "PERJUANGAN CINTA BEDA AGAMA"
  • Cinta Sejati
  • Insyaa Allah...
  • •Believe In You Love•
  • Sebuah Usaha Mencintai [TAMAT]
  • PERBEDAAN
  • Love Story About You
  • Tasbih Pengantar Jodoh ( Terbit )
  • Mahligai Cinta [END]✓

Angin yg berhembus lembut di pipi disertai dengan suara adzan subuh yg telah berkumandang yg membuatku terbangun dari tidurku dan langsung bersiap siap untuk mengambil air wudhu dan setelah itu aku langsung memakai mukenahku dan turun menghampiri keluargaku yg sudah menungguku di musholah rumah,tangga demi tangga rumah yg kuturuni membuat semua keluargaku melihatku ,aku tersenyum sipuh sambil merasa malu yg membuatku harus berjalan sedikit cepat karena azan yg sudah selesai dikumandangkan,kami pun langsung mengerjakan sholat subuh berjamaah.setelah sholat subuh kami pun langsung menyetor ayat al- quran sedangkan bunda dan kakak iparku menyiapkan serapan untuk kami . Ayah mengajari kami tajwid demi tajwid yg ada di dalam al-quran ,sedangkan adikku yg menjengkelkan itu mengejekku dari belakang ayah yg membuat ku geram dan ingin sekali memberi pelajaran padanya ,tapi...apa boleh buat dia berada pas dibelakang ayah jika aku memberi dia pelajaran sekarang ayah pasti memarahiku ,karna kata ayah "kalo kita digangguin atau dihina orang lain anggaplah itu sebagai cobaan yg diberikan Allah Swt untuk mengecek seberapa kuat iman kita ". itu sebabnya yg membuat ku tetap bersabar jika aku digangguin oleh adikku yg menjengkelkan itu .setelah setoran ayat suci al-quran ayah pun langsung menuntun kami untuk berdoa ,disaat aku sedang berdoa tiba-tiba ada yg membisikkan ku "jangan lupa doain jodoh kakak biar bisa cepet ta'arufan ".aku langsung melihat kearah bisikan itu dan melihat adikku tepat ada di sebelah ku ,ketika aku melihatnya dia berpura pura berdoa dengan khusyuk . huffff.....sangat menjengkelkan (lekatku dalam hati)sabar....sabar....humairah.....(tambahku dalam hati)doa yg dipanjatkan oleh ayah pun selesai kami semua langsung berbaris rapi sambil menunggu untuk menyalam dan mencium tangan ayah .

More details
WpActionLinkContent Guidelines