Story cover for Worth Fighting For by jenniebabyjane_
Worth Fighting For
  • WpView
    Reads 26,778
  • WpVote
    Votes 1,008
  • WpPart
    Parts 12
  • WpView
    Reads 26,778
  • WpVote
    Votes 1,008
  • WpPart
    Parts 12
Ongoing, First published Mar 18, 2025
Jatuh cinta terlebih dahulu pada seseorang bukan sebuah kesalahan, bukan? Setiap hari gadis yang terpaksa menikah dengan seseorang yang tidak begitu ia kenali itu terus bertanya pada dirinya sendiri. Jennie bingung bagaimana dia bisa menjalani sebuah hubungan rumah tangga jika hanya dia seorang yang berjuang.

Gadis itu selalu percaya bahwa suatu hari nanti semua keinginan untuk ia bahagia akan terkabul lewat seseorang yang akan sangat mencintainya.



***



Satu-satunya hal yang paling Lisa sesali dalam hidupnya adalah menikahi seorang gadis yang sama sekali asing baginya. Berbagi tempat tinggal bersama orang yang tidak ia cintai seperti hidup di neraka. Satu hal yang ia tanam pada dirinya sendiri bahwa ia sangat membenci Jennie sebagai istrinya entah sampai kapanpun itu.

Namun tidak ada yang bisa menebak takdir, jatuh cinta tidak ada dalam rencana, berdebar, bahagia saat menatap mata indah itu membuat Lalisa semakin kebingungan menanggapi perasaannya sendiri.

Akan kah kehidupan mereka berdua berakhir kebahagiaan? Entahlah.


GXG Area
Mohon bijak saat memilih cerita
All Rights Reserved
Sign up to add Worth Fighting For to your library and receive updates
or
#195girllove
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
STRANGER cover
MY EX GIRLFRIEND cover
Our Love Life (JENLISA) cover
DOORS OPEN - JENLISA [G×G] cover
AFFECTIONATE - JENLISA ✔ cover
I LOVE YOU BROTHER IN LAW(JENLISA)  cover
SENIOR [JENLISA] cover
Love You is Hurting ✔️ cover
You Are My Choice  cover
tJe deniaL (E-book) cover

STRANGER

94 parts Complete Mature

... Sudah satu tahun berlalu semenjak Jennie mencampakan aku. Struggle seorang diri. Sampai akhirnya aku mengambil banyak kesibukan. Selain kelas menari, aku juga mengisi pekerjaan sebagai waiters di sebuah café. Sesaat aku berfikir, sibuk sekali aku sampai tidak punya waktu healing. Tapi inilah yang aku perlukan. Sampai pada akhirnya ada hikmah dibalik semua itu. Dibalik kekecewaanku pada Jennie, aku terpesona kepada satu orang manusia yang sering datang ke café. Entah siapa namanya. Dia cantik jelita. Semakin dilihat semakin menarik. Rambutnya pirang, kulitnya bersinar, senyumannya indah, tubuhnya juga bagus. Well, aku yang gengsian ini susah mendekatinya. Aku putuskan untuk menikmati keindahannya dari kejauhan. Entah kapan aku bisa mengakhiri status "orang asing" ini darinya.