Rumah Tak Lagi Pulang [On Going]

Rumah Tak Lagi Pulang [On Going]

  • WpView
    Reads 7,150
  • WpVote
    Votes 1,901
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 27, 2025
📖 Multi-POV | Drama Remaja | Luka Keluarga | Persahabatan | Slice of Life "Kala itu, kami pikir... setelah semua luka, setelah semua tangis, setelah semua badai-kami masih bisa bersama. Bahu membahu. Tertawa seperti dulu. Tapi ternyata, kami bukan rumah bagi satu sama lain. Kami hanya persinggahan sementara. Dan pada akhirnya, kami pun terpaksa belajar. Bagaimana caranya kehilangan, bahkan sebelum sempat menggenggam sepenuhnya." Enam remaja. Enam luka yang tak terlihat. Mereka terlihat dekat, tapi tak saling tahu. Mereka tertawa bersama, tapi menyimpan duka masing-masing. Dan mereka semua... sedang berusaha menemukan "rumah" yang hilang. Sebuah kisah tentang kehilangan, persahabatan, dan pulang-yang tak selalu berarti kembali. ------------------- start : 19 Mei 2025 end: _____ highest rank 🥇penyakit jantung 25/05/25 🥈anxiety 26/05/25 🥇korean life 28/05/25 🥇kekerasan fisik 03/06/25
All Rights Reserved
#215
tunarungu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Exhausted Soul | EN- [REVISI]
  • ADRESTIA (ON GOING)
  • 𝓐𝓷𝓽𝓪𝓰𝓸𝓷𝓲𝓼 𝓕𝓪𝓶𝓲𝓵𝔂
  • Javas Drexzer [END]
  • Our Emergency Calls
  • X = Savior✔
  • (1) Aksara Azkara (Selesai)
  • R U M I T
  • Hidden Pain

Banyak yang mengira menjadi anak pertama adalah anugerah. Mereka membayangkan hidup yang menyenangkan-bisa menyuruh adik sesuka hati, selalu mendapat barang baru, dan jadi yang paling diprioritaskan. Namun bagi Evan, kenyataannya jauh berbeda. Sejak kecil ia dipaksa mandiri, belajar berdiri sendiri tanpa banyak tangan yang mau menggenggamnya. Usia yang seharusnya dipenuhi tawa justru dipenuhi tuntutan untuk selalu kuat. "Kenapa kamu hanya bisa mempermalukanku, anak sialan?!" Makian itu menusuk telinga, setiap kata terasa seperti cambuk yang menghantam dada Evan. Hatinya perih, namun ia tetap berdiri tegak, menahan segalanya dalam diam. Ia bukan tak merasa sakit, hanya sudah terlalu terbiasa. Di balik ketegarannya, ia hanyalah seorang anak yang ingin dipeluk, didengarkan, dan dipercaya. Tapi yang ia dapat hanyalah kemarahan dan tuntutan yang tak pernah berhenti. Dunia sering lupa-anak pertama pun bisa lelah, bisa rapuh, dan bisa hancur. ⚠️WARNING⚠️ CERITA MURNI 100% KARANGAN AUTHOR ⚠️DILARANG MENJIPLAK KARYA INI! KARYA INI UNTUK DIBACA BUKAN DITULIS ULANG⚠️ !!CAST MENGGUNAKAN MEMBER DARI BOYGROUP ENHYPEN, MOHON MENANGGAPI DENGAN BIJAK. INI HANYA SEKEDAR CERITA JANGAN DIBAWA SAMPAI KE DUNIA NYATA!! HAPPY READING GUYS♡ 🥇#heeseung [08 Februari 2025] 🥉#nonromance [08 Februari 2025] 🥈#nonromance [10 Februari 2025] 🥇#nonromance [11 Februari 2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines