Senandung Rawa Pening

Senandung Rawa Pening

  • WpView
    Membaca 153
  • WpVote
    Vote 26
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Apr 23, 2025
"Mas sayang sama Banyu?" "Kamu itu adek mas, Yu. Gimana mas gak sayang sama kamu?" "Kan Banyu bukan adek kandung mas." Di tanah Ambarawa, Kalingga dan Banyu meniti kehidupan yang tak hanya dihiasi senja jingga, tetapi juga luka yang mengakar. Rawa Pening menjadi saksi bisu bagaimana rindu berubah menjadi perih, dan harapan tenggelam dalam arus waktu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Light Of Happiness [✓]
  • Galaksi✓
  • Adek Abang || END
  • SABIAN
  • Sejenak Luka
  • Rumah [END]
  • Sudut Pandang Hasbi | Haechan (Terbit)✔
  • Derena
  • Kemana Arah Pulang?
  • Sebuah Antara ✔

Tentang mereka, tujuh luka yang berusaha mencari cahaya kebahagiaannya di tengah gelapnya harapan. Hadirnya orang tua mereka bukan lagi untuk mencium kening atau sekedar mengucapkan segala kata-kata kasih sayang serta penyemangatnya. Keduanya hadir hanya untuk melukis lara tanpa mau mengobatinya, membiarkannya begitu saja dan berfikir semua akan membaik dengan sendirinya. Namun kenyataannya, luka lama hingga luka baru yang berulang kali mereka torehkan justru menciptakan ribuan luka permanen. "Nyesel saya pernah ngelahirin kalian!" Seolah kurang akan rasa sakit, Tuhan bahkan memberikan luka lain lewat ikatan persahabatan yang terjalin dan terbangun begitu lama. Dendam yang terpendam lama bagai gunung lava yang menahan erupsinya, hingga akhirnya meletup dan menghancurkan segalanya. Ikatan persahabatan, persaudaraan, kekeluargaan, kepercayaan, segalanya! "KETUA YANG PESEN KE GUE!! JANGAN BIARIN STROGER PECAH APAPUN DAN BAGAIMANAPUN KONDISINYA!" ________________________________________ ⚠⚠⚠ ALUR CERITA MURNI DARI PEMIKIRAN AUTHOR! CERITA PERTAMA, MAKLUMIN KLO OON VOTE KOMENNYA KENCENGIN WALAU UDAH END YYAWW~

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan