malik zidan

malik zidan

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 20, 2025
haiiii ....pren ini cerita pertama aku yaa jadi kalo ada salah kata atau apapun ya maaf jadi ini tentang..... kisah seorang pemuda yang ber nama M. haikal Alfaro zidan dia seorang gus yang sangat baik hati, ramah, pintar, tapi di balik itu ada sifat dingin yang selalu diaa telunjukkan kepada siapapun setelah kehilangan sahabat satu satunya _____________________+____+_______________________ malik apa yang kau maksud hah dasar bajingan .... lebih baik aku mati dari pada harus menjadi bagian dari kalian ..aku sudah tau apa yang kalian rencanakan terhadap sahabat ku zidan malik pun di pukul oleh pak wida selaku ayah tiri nya itu yang kau mau hahhh.. dasar tak tau di untung... sudah benar aku membesarkan mu malik keluarga ku menghargai dirimu tapi kau ..kau penghianat dasar anak durhaka maaf.. maaf kan aku tapi aku gak bisa hidup di antara kalian ... maaf kan aku.. 1 2 3 barak MALIK .. _______________________*-*_________________________ saat seseorang pemuda membuka mata dia berada di rumah sakit yang di kelilingi oleh keluarga pemuda itu tapi aneh nya dia tidak mengenali siapa perempuan yang ber diri di ambang pintu itu bahkan dia tidak mengenali siapa perempuan yang menangis sesegukan di sofa ruangan nya itu ini tidak ada kopi meng kopi atau pliagiat ya prennn bayyy sampai nanti next parttt
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lautan tak berujung
  • Maaf' (Revisi)
  • Let Me Love You Longer
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Alisa's Story
  • Different [END]
  • Di Masa SMP Ku
  • Deberìa Redirme? (End)

"Rumah tidak harus berbentuk bangunan. Kamu, bisa anggap aku rumah, tempat mu kembali, tempat mu berpulang, dan tempat mu mengadu keluh kesah." -Baskara Evandro Xavier "Peluk luka ku, obati, dan jaga aku." - Lunabelle Vynessa Elwuriana. ..... Bagi Luna, mengenal Baskara merupakan anugerah terindah dalam hidupnya. Baskara datang membawa warna di hidupnya yang suram. Namun, "Luna, CUKUP!" teriak Baskara. Tapi Luna malah ngelirik dia sambil ketawa pelan. Senyum miring. Pandangan gila. "Apa lo takut, Bas? Takut gue lebih deket sama mereka daripada sama lo?" Detik itu juga... Plak. Baskara nampar Luna. Keras. Sampai Luna jatuh terduduk. Reno langsung maju, tapi Baskara udah mundur beberapa langkah. Muka Luna diem. Nggak nangis. Nggak kaget. Dia cuma senyum lagi. Lebih gila. "Lo akhirnya berani juga mukul gue ya..." Baskara gemetar. Tangannya masih ngangkat, tapi sekarang dia liatnya bukan Luna lagi. Yang dia liat cuma bayangan seseorang yang udah hilang. "Gue nggak bisa terus begini," suara Baskara berat. "Gue udah nyoba, Lun. Tapi lo nggak mau ditolong. Lo malah tenggelam. Dan sekarang lo narik gue juga." Luna diem. Baskara mundur, nafasnya berat. "Apa pun yang kita punya... sekarang udah nggak ada." Lantas bisakah keduanya tetap bersama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines