Sunyi di Tengah Riuh

Sunyi di Tengah Riuh

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 27, 2025
✨ Sunyi di Tengah Riuh ✨ Azarine Velisha selalu terlihat ceria-banyak bicara, suka bercanda, dan tampak punya banyak teman. Tapi ketika semuanya pergi, yang tersisa hanyalah kesunyian. Di awal kelas 9, dia bahkan tidak punya teman sebangku. Tidak ada yang dengan sukarela duduk di sampingnya. Arine mencoba menghubungi teman-temannya satu per satu, berharap ada yang mau bertukar tempat. Hingga akhirnya, seseorang rela berbagi bangku dengannya, dan dari situ, ia mulai menemukan sedikit kenyamanan di tengah kesendiriannya. Tapi punya teman sebangku tidak serta-merta menghapus masalahnya. Arine masih sering dihina dan diremehkan karena mimpinya. Katanya, dia terlalu ambisius. Katanya, dia terlalu tinggi bermimpi. Dan ketika dia gagal, mereka menertawakannya. Dia bukan anak yang pendiam, tapi tidak semua hal bisa diceritakan. Di depan orang lain, dia tertawa. Di balik pintu kamarnya, dia menangis sendirian. Dunia terlalu riuh dengan suara yang meremehkannya, tapi yang paling menyakitkan adalah sunyi yang menyelimuti saat dia butuh seseorang. ✨ Di tengah riuhnya dunia, Arine tetap berdiri, meski dalam sunyi. ✨
All Rights Reserved
#10
perjuanganmimpi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KPOPERS VS. ANIMERS [END]
  • FRIENDzone (Completed)
  • Are You The One Tied to Me?
  • DIARY DEPRESIKU
  • RAIHAN
  • Me and You Are Too Different.
  • Alverissa [Proses Terbit]
  • My Mysterious Dosgan : Dosen Ganteng (Lengkap)
  • Let Me Love You Longer
  • 𝐅𝐫𝐢𝐞𝐧𝐝 : 𝐒𝐮𝐧𝐚 𝐑𝐢𝐧𝐭𝐚𝐫𝐨𝐮 [ 𝐄𝐍𝐃 ]

Bertemu seorang cowok dingin di koridor kelas 11 merupakan hal yang tak pernah di inginkan oleh seorang Kanaya Sunny Arabella. Apalagi pertemuan mereka harus berawal dengan Sunny yang tak sengaja menampar wajah cowok dingin itu. Gelagat cowok itu beberapa saat setelah menerima tamparan kuat dari Sunny justru membuat gadis itu tak dapat bernafas normal. Hingga akhirnya Sunny berjanji tak akan pernah mau bertemu dengan cowok sedingin kulkas 10 pintu itu.Tapi siapa sangka, siswa baru yang memperkenalkan diri beberapa saat kemudian didepan kelasnya adalah sosok cowok dingin yang di tamparnya di koridor tadi. Entah itu kesempatan bagus atau malah sebuah petaka, karena cowok itu sempat menghina idolanya sebelum meninggalkan koridor. Ditambah lagi cowok itu terus menatap Sunny penuh ejekkan saat berdiri didepan kelas untuk memperkenalkan diri. Dia, Rayn Briliant Samudra. Panggil saja Rayn. Cowok dingin pencinta anime yang sedang merutuki dirinya karena harus sekelas dengan gadis yang menamparnya di koridor tadi. Lebih parahnya lagi, dia disuruh menempati tempat duduk yang ternyata berada tepat di belakang gadis itu. Akankah semuanya baik-baik saja saat dua musuh bebuyutan itu dipersatukan dalam satu kelas? Atau justru sebaliknya? -----•••----- "YAYAYA BOMMBAYAYAYAYAYAYA...BOMMBOMBA BOMMBOMBA OPP..." Plaaakkk Cepat-cepat gadis itu menghentikan gerakannya dan melepaskan earphonenya. Sunny menelan salivanya susah payah, menatap cowok tinggi didepannya yang memegang pipinya kanannya yang memerah. Sunny merutuki dirinya sendiri karena gerakannya berhasil membuat cowok didepannya menatapnya, entahlah. Datar?seperti tripleks, marah?100%, benci?200%. Sepertinya setelah ini Ia akan ditelan hidup-hidup. -----•••---- Selamat membaca semoga suka❤️🥰 ©️ First: December 12, 2018 Mari menghargai karya sesama penulis dengan tidak melakukan PLAGIARISME

More details
WpActionLinkContent Guidelines