Sebuah Kata yang Tertulis [TERBIT]

Sebuah Kata yang Tertulis [TERBIT]

  • WpView
    Reads 1,452
  • WpVote
    Mga Boto 594
  • WpPart
    Mga Parte 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Jun 4, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Sebuah kata yang tertulis akan menjadi deretan kalimat yang setiap barisnya memiliki makna dan suasana yang berbeda, dalam setiap paragrafnya terdapat sebuah nama yang akan abadi menjadi sebuah kisah yang panjang. " Gue sayang sama dia, tapi gue juga benci sama dia." Drianka Bumarta " Mau seberapapun lo benci sama gue, tapi tetep aja lo hanya bisa pulang ke gue." Chyara Bumarta Ego dan rasa gengsi yang tinggi membuat dua orang yang ternyata secara diam diam saling melindungi itu terus saja bertengkar. Konflik diantara keduanya membuat jarak seakan semakin menjauh. " Seharusnya, lo ilangin rasa gengsi dan ego lo, melawan lebih baik dari pada lo terus terusan berdiam diri kaya pengecut." " Lo tau sendirikan? kalau gue benci sama dia." " Tapi lo sayang sama dia kan? lo kaga mau dia kenapa - kenapa, tapi dengan sikap dan perilaku lo yang kaya gini justru buat dia kenapa - napa, secara mental, batin, dan fisiknya." " Karena gue berhak dan orang asing kaya lo kaga usah ikut campur." " Jelas karena gue harus ikut campur, gue lebih pantes di sebut abang yang baik dari pada lo abang kandung yang kaya titisan setan." " Lama - lama gue bunuh lo Rakasya!!" " Silahkan, tapi sebelum itu izinkan gue buat bunuh lo terlebih dahulu okey?"
All Rights Reserved
#86
teorikatapublishing
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Kisah Akala
  • The Broken Wings Not Mean End Of All
  • The Story Of Aghea
  • Tokoh Utama
  • SHADOW ( Selesai)
  • ASKA (New Version)
  • DANADYAKSA
  • Dear Aksa
  • Because I'm Stupid (End)

Sederhana saja, ini bukan kisah pahlawan atau dongeng penuh bahagia. Ini tentang Akala Mannaf Kanagara-anak yang tak pernah diinginkan, hidup di rumah yang seharusnya jadi tempat pulang, tapi lebih sering terasa seperti penjara yang berwujud elegan. Ini tentang rasa yang harus abadi dalam bait aksara, tentang asmaraloka yang menjadi melankolia, dan tentang harsa yang harus menjadi lara. tentang Akala, yang hidup karena dunia belum memberinya pilihan untuk menyerah. "Mati. Aku hanya ingin mati!" Sebaris kalimat yang selalu di lontarkan dalam benaknya. . . . . . . . . . "Apa salah saya ma?" "Salah kamu karena telah lahir ke dunia ini" "Saya tidak pernah meminta di lahirkan, dan saya juga tidak pernah mau untuk di lahirkan. Bahkan kalian tidak pernah menganggap saya hadir di dunia ini" *** "saya suka sama kamu" "tapi kita beda keyakinan, kala" "saya tidak peduli, tuhan itu satu" "tuhan memang satu, kala. tapi, kita yang berbeda" *** "jangan pernah sakit lagi, kal. jangan tinggalin kita" "apa peduli lo semua?!" *** "lo sudah bahagia kan?" "bahagia lo membuat kita sadar kalau ternyata selama ini kita salah menyia-nyiakan sahabat sebaik lo" *** "selamat tidur, matahari ku" Copyright'' allovareyy_ 2023

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman