Sebuah Kata yang Tertulis [TERBIT]

Sebuah Kata yang Tertulis [TERBIT]

  • WpView
    Reads 1,405
  • WpVote
    Votes 594
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 4, 2025
Sebuah kata yang tertulis akan menjadi deretan kalimat yang setiap barisnya memiliki makna dan suasana yang berbeda, dalam setiap paragrafnya terdapat sebuah nama yang akan abadi menjadi sebuah kisah yang panjang. " Gue sayang sama dia, tapi gue juga benci sama dia." Drianka Bumarta " Mau seberapapun lo benci sama gue, tapi tetep aja lo hanya bisa pulang ke gue." Chyara Bumarta Ego dan rasa gengsi yang tinggi membuat dua orang yang ternyata secara diam diam saling melindungi itu terus saja bertengkar. Konflik diantara keduanya membuat jarak seakan semakin menjauh. " Seharusnya, lo ilangin rasa gengsi dan ego lo, melawan lebih baik dari pada lo terus terusan berdiam diri kaya pengecut." " Lo tau sendirikan? kalau gue benci sama dia." " Tapi lo sayang sama dia kan? lo kaga mau dia kenapa - kenapa, tapi dengan sikap dan perilaku lo yang kaya gini justru buat dia kenapa - napa, secara mental, batin, dan fisiknya." " Karena gue berhak dan orang asing kaya lo kaga usah ikut campur." " Jelas karena gue harus ikut campur, gue lebih pantes di sebut abang yang baik dari pada lo abang kandung yang kaya titisan setan." " Lama - lama gue bunuh lo Rakasya!!" " Silahkan, tapi sebelum itu izinkan gue buat bunuh lo terlebih dahulu okey?"
All Rights Reserved
#23
pensivol19
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIKANESHA
  • The Broken Wings Not Mean End Of All
  • ASAVELA KIARA
  • CHAVANDA (End)
  • DEAR BROTHER || [ Revisi ]
  • Paradise
  • ASKA (New Version)
  • Dear Aksa
  • Because I'm Stupid (End)
DIKANESHA

Lahir sebagai anak di luar nikah menjadikan hidup Nesha sejak awal dipenuhi bayang-bayang takdir yang tidak ia pilih. Kedua orang tuanya terpaksa menanggung keputusan pahit, sementara ia tumbuh dengan membawa beban yang tidak pernah ia minta. Dari kecil, Nesha belajar bahwa cinta dan komitmen bukanlah janji manis, melainkan luka yang diwariskan. Rasa takut akan keterikatan membuatnya menutup rapat hati, seolah membangun benteng tinggi agar tak ada lelaki yang bisa menyentuh ruang terdalam jiwanya. Namun, satu pengecualian. Dika. Bersama Dika, Nesha menemukan versi dirinya yang paling jujur-tanpa topeng, tanpa pura-pura. Sebuah ruang aman yang tak pernah ia rasakan bersama siapa pun. Hanya saja, sebuah keadaan memaksa Nesha dan Dika pada ikatan yang paling ia hindari-pernikahan. Sebuah janji yang selama ini menjadi ketakutannya yang paling besar. Dan kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa lelaki yang selama ini ia percayai, justru adalah orang yang menggenggam kunci takdir barunya. - "Bajingan! Anak setan! Binatang sialan! Dasar satwa liar! Cowok keparat! Orang cabul! Lo apain gue malem itu hah!?" - Nesha mendesis di sana. "Ya lagian, masa gue gak ngerasain apa apa abis begituan." "YA EMANGNYA LO HARUS NGERASIN APA?!" "YEE APA KEK, GAK BISA JALAN ATAU GIMANA. MASA GAK SAMA KAYAK YANG DI BUKU BUKU, LO NYA GAK JAGO KALI!" - "Gue gak bisa janjiin pernikahan yang bahagia, menurut standar Lo. Tapi gue bakal usahain, jadi rumah buat Lo pulang. Rumah yang aman buat Lo tinggal, rumah yang nyaman buat Lo berbagi, susah ataupun senang." "Mau ya nikah sama gue?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines