Blue Ember

Blue Ember

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 21, 2025
Di kota Victoria yang penuh kabut dan misteri, William kehilangan segalanya. Ibunya, kakak-kakaknya—semua lenyap tanpa jejak, disapu oleh kekuatan yang tak bisa ia pahami. Dunia menelannya mentah-mentah, meninggalkannya tanpa arah, tanpa harapan. Hingga suatu malam, di ambang kematian, ia menggenggam sebuah batu misterius—dan seketika tubuhnya dilalap api biru yang tak seharusnya ada. Dari dalam kobaran, Jack muncul—tengkorak yang hidup, makhluk yang membawa jawaban sekaligus lebih banyak pertanyaan. Dunia yang ia kenal ternyata menyembunyikan kebenaran yang jauh lebih kelam. Pemerintah mengorbankan rakyatnya demi kekuatan. Larangan, pengkhianatan, dan konspirasi gelap mulai mencengkeram hidupnya. Kini, William harus memilih: Tetap menjadi anak kecil yang tak berdaya, atau menggunakan api biru untuk melawan takdir yang ingin menghancurkannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bayangan yang tidak pernah pergi
  • fated in darkness
  • [BL] The King's Nightmare (Original Story)
  • "Polaris & Umbra: Cahaya yang hilang"
  • Archēgos : THE CURSED VOID (I)
  • Academic Mirabelis The Hidden Magic

Dika, seorang pemuda yang tinggal di sebuah rumah tua peninggalan kakeknya, mulai merasakan keanehan setelah ibunya sakit parah. Suatu malam, suara-suara aneh mulai mengisi rumah, dari langkah kaki tak terlihat hingga bisikan yang memanggil namanya. Ketika ibunya meninggal, Dika memilih untuk tetap tinggal dan menjaga rumah penuh kenangan tersebut. Namun, ia tidak tahu bahwa keberadaan makhluk jahat yang menghantui rumah tersebut semakin menguat. Setiap malam, Dika dihadapkan dengan kengerian yang semakin nyata - dari suara-suara menakutkan, bayangan gelap yang mengikutinya, hingga pertemuan dengan sosok tanpa wajah. Tak lama setelahnya, Dika menemukan rahasia gelap tentang masa lalu keluarganya yang terhubung dengan ritual-ritual misterius dan kekuatan gelap yang tidak akan pernah pergi begitu saja. Makhluk yang menguasai rumah ini tidak hanya menakuti Dika, tetapi juga menyerangnya secara fisik. Dalam usaha untuk bertahan, Dika mencari bantuan dari seorang ulama tua yang memberi peringatan tentang kekuatan jahat yang harus dilawan dengan keberanian besar. Namun, setiap langkah untuk mengusir teror ini justru membuat kegelapan semakin mendalam. Dika harus menghadapi kenyataan bahwa teror yang ia alami bukan hanya berasal dari makhluk gaib, tetapi juga dari kenangan dan penyesalan yang tidak pernah bisa ia lepaskan. Rumah yang seharusnya menjadi tempat kenangan, kini menjadi penjara bagi jiwanya. Bisikan dari masa lalu tidak akan pernah membiarkannya pergi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines