THE STRONGEST

THE STRONGEST

  • WpView
    Reads 4,260
  • WpVote
    Votes 454
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 8, 2025
Christian Hema Adinatha, atau Tian, adalah siswa baru kelas 10 yang datang dengan ambisi besar-menjadi yang terkuat di sekolah ini. Namun, tujuannya bukan sekadar ingin mendominasi, melainkan untuk mengalahkan seseorang yang telah lama menjadi bayangannya-kakaknya sendiri. Sejak kecil, Tian selalu hidup dalam bayang-bayang sang kakak. Dipandang lemah, diremehkan, dan diperlakukan berbeda. Kini, dia bertekad untuk membuktikan bahwa dia bisa berdiri sejajar, bahkan melampaui kakaknya. Untuk itu, dia harus mengalahkan setiap petarung terkuat di tiap kelas. Dimulai dari kelas 10, kemudian menantang kelas 11, hingga akhirnya mencapai puncak SMA Garuda. SMA Garuda-sekolah dengan sistem hierarki kekuatan yang kejam. Setiap kelas memiliki petarung terkuatnya, dan hanya mereka yang mampu bertahan dalam pertempuran yang bisa mencapai puncak.
All Rights Reserved
#121
gracio
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 12 Titik Balik (END)
  • CIRCLE
  • TENGIL
  • Xxera
  • Love 1 : You can't live without love?
  • Bukan Sekedar Kagum
  • SMA 48 S1 [END]
  • Hierarchy
  • Queen of High School

(Sudah revisi) SMA Garuda Merah, sekolah megah penuh ambisi, kini menjadi kandang maut bagi dua belas jiwa muda. Dalam satu malam penuh misteri, gerbang terkunci, listrik padam, dan suara Kepala Sekolah menggemakan perintah mematikan: "Bertahanlah, atau hancur bersama waktu." Aneth, gadis tangguh namun rapuh, harus memimpin teman-temannya menari di ujung pisau. Persahabatan diuji, cinta dipertaruhkan, dan pengkhianatan berbisik di setiap sudut gelap lorong sekolah. Malam-malam panjang penuh teriakan dan isak tangis, membuat solidaritas pecah. Saat darah membasuh lantai sekolah, dan satu per satu nyawa direnggut, Aneth sadar: di permainan ini, tidak ada pahlawan - hanya korban dan pengkhianat. Di ujung segalanya, saat tubuh-tubuh yang dulu hangat kini membeku, Aneth berdiri sendiri, menggenggam bendera yang kini basah oleh darah. Dari balik jeruji tak kasat mata, ia menyadari: yang tersisa dari hidup bukan kemenangan, melainkan luka yang abadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines