The Show [End]

The Show [End]

  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2026
Kesempatan bisa datang dari mana saja. Namun, kesuksesan tidak datang tiba-tiba, melainkan membutuhkan perjuangan yang tidak instan. Ephylia Talum, seorang siswi akhir SMA yang berotak pandai memutuskan untuk tidak langsung melanjutkan kuliah karena kendala biaya. Talum tak menganggapnya berat, aneh, atau stigma lain yang mematahkan semangatnya sendiri. Ia cukup melek akan potensinya yang unggul untuk mengikuti dan lolos tes masuk kuliah nantinya. Di masa yang sama, tanpa ada rasa curiga Talum yakin menyerahkan sejumlah uang dalam perjanjian kerja sama dengan sebuah lembaga produksi film. Nasihat mendiang ibunya menjadi semakin sering terputar di benaknya. Ia makin merasa durhaka telah membangkang sebab ujung dari perjanjian itu adalah kepalsuan. *** Sampul berasal dari Pinterest.
All Rights Reserved
#257
artis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Langit Untuk Laut
  • My Contract Husband (Completed)
  • FIX YOU [TERBIT]
  • Popularitas adalah Segalanya (Melodi)
  • Salma yang bertabrakan dengan mahasiswa kedokteran, dan berakhir dengan hubungan
  • Chronophobia Vol 1 - Merpati (LENGKAP)
  • Seolah 2 pandang Part 1 (End)
  • It Was Always You
  • Bucin Ala Al [END]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines