AIR SUSU PENCULIK: "Pengasuh"

AIR SUSU PENCULIK: "Pengasuh"

  • WpView
    Reads 4,760
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 12, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Setelah setahun diculik dan dikurung dalam kamar bawah tanah, Emmy (22) menjadi dijadikan mainan obsesi bagi dua wanita dengan obsesi berbeda. Pamella (26) si penculiknya, ingin menghancurkan Emmy sebagai bentuk balas dendam terhadap suaminya yang mengkhianatinya. Setiap hari, Emmy dipaksa menanggung siksaan, teror, dan ketakutan tanpa akhir. Pamella ingin melihatnya hancur secara fisik maupun mental. Sedangkan Bu Gloria (30) pembantu setia Pamella, mengubah Emmy menjadi sesuatu yang lain. Bu Gloria memperlakukan Emmy dengan kelembutan yang menyimpang. Terobsesi memiliki seorang bayi, Bu Gloria memaksa Emmy menjadi bayinya, memakaikannya popok, memasangkan empeng, bahkan menyusui Emmy layaknya bayi sungguhan. Baginya, Emmy bukan lagi seorang wanita dewasa, tetapi bayi yang harus diberi kelembutn, dan dimiliki selamanya. Emmy harus bertahan di antara dua kegilaan yang saling bertentangan. Pamella ingin menghancurkannya, sementara Bu Gloria ingin memilikinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AIR SUSU PENCULIK: "Bayi Pengganti"
  • Ada Kembar Empat Di Balik Selimut
  • JALAN PULANG (ON GOING)
  • Sin of obsession
  • MY DESTINY [SUDAH TERBIT]
  • Transmigration Little Girl 2
  • FORELSKET

Seorang gadis berusia 15 tahun bernama Lorna diculik oleh seorang wanita bernama Bu Hilma, yang sangat terobsesi ingin memiliki bayi. Namun, alih-alih menculik bayi sungguhan, Bu Hilma justru memilih Lorna dan memaksanya hidup sebagai bayinya. Lorna dipakaikan popok, diberi makanan bayi, ditimang, dan bahkan disusui secara paksa. Nama aslinya pun diubah menjadi Poppy. Setiap hari, Lorna diperlakukan seperti bayi sungguhan. Ia dipakaikan popok, disuapi bubur bayi, dibungkus kain dengan sangat erat hingga tak bisa bergerak, ditimang dalam pelukan, dan bahkan dipaksa menyusu langsung dari payudara wanita itu. Setiap kali ia mencoba melawan, Bu Hilma akan menghukumnya, membuat Lorna semakin sadar bahwa ia tidak lagi bisa mengendalikan hidupnya sendiri. Terkurung di dalam rumah yang terkunci rapat, Lorna terjebak dalam mimpi buruk yang seolah tak berujung. Ia dipaksa menjalani hidup sebagai bayi dan dianggap sebagai "anak" oleh wanita gila itu. Lorna harus segera mencari cara untuk melarikan diri, atau dirinya menjadi Poppy untuk selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines