sesakit ini Ternyata Nahan rindu

sesakit ini Ternyata Nahan rindu

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 24, 2025
Risa terisak dalam dekapan suaminya. sungguh ia tidak siap berpisah dengan suaminya. Istri mana yang mau di tinggal suaminya, Yang gak khawatir saat suaminya tidak ada kabar. "adek, adek kan dulu menyetujui untuk di tinggal abang bertugas." ucap rama mengingatkan. "tapi adek takut abang kenapa napa." kata risa jujur. "do'a in abang aja semoga abang pulang dengan selamat." ucap rama. "adek pasti do'a in abang." jawab risa. "abang kapan pulangnya? " tanya risa. "abang aja belum berangkat adek." jawab rama. "Jawab abang!" teriak risa. rama menunduk, "enam bulan." jawab rama. "Janji ya abang pulang setelah enam bulan." ucap risa sembari menyodorkan kelingkingnya untuk berjanji. rama mendongkak tapi tidak melihat wajah istrinya sungguh ia tidak kuat harus meninggalkan istrinya. "adek do'a in aja semoga enam bulan beres biar abang bisa pulang." risa menatap wajah suaminya sembari cemberut, "berarti abang gak janji."
All Rights Reserved
#102
persit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cold Ceo's Favorite Wife
  • Bulan Berkisah [SUDAH TERBIT]
  • Kesempatan Kedua
  • Unplanned marriage
  • Perjodohan (Zeesha)
  • My Husband Is Police [ END ]-( REVISI)
  • Zakia & Sang Abdi Negara
  • Istri Cadangan
  • Cinta Jangan Pergi(Complete)
  • KIARA [END]

INI BUKAN CERITA TENTANG PERCINTAAN MASA SMA ATAU SEJENISNYA! SEORANG CEO DINGIN REYENSYAH RASSYA HIDAYAH DI JODOHKAN DENGAN MAHASISWI YAITU AQEELA AZA CALISTA SECARA MENDADAK! AWALNYA MEREKA MENOLAK PERJODOHAN ITU, TETAPI MEREKA TETAP MEMBANGUN RUMAH TANGGA ITU DENGAN PENUH KETERPAKSAAN. AKAN KAH MEREKA BAHAGIA? "Rassya, aku nyerah ya." "Gak peduli." "Aku pergi. Maaf dan Terimakasih." *** "Aku cinta sama kamu seperti menghitung pasir-pasir di pantai." "Kenapa gitu?" "Gak akan pernah ada kata habis."

More details
WpActionLinkContent Guidelines