
Cuma kumpulan cerpen dari upaya menulis setiap hari selama sebulan penuh. Manusia berdebar bukan hanya karena jatuh cinta, kadang juga karena pembagian nilai ujian, presentasi di depan banyak orang, atau harus menunggu di depan ruang operasi orang tersayang. Debar itu berbagai rasanya, ada senyum, tangis, juga kosong melompong tak ada kejelasan. Ambil tanganku, kita rasakan debaran yang berbeda di setiap bagiannya. Kalau kamu suka, kita lanjutkan ke bulan selanjutnya.All Rights Reserved