Matahari Milikku

Matahari Milikku

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 22, 2025
Seburuk apa harimu? Dan seberuntung apa harimu? Sepertinya semuanya tergantung dengan ketekunanmu dalam menjalani hidup. Mungkin hidupku tidak seberentung kalian semua. Seperti roda yang berputar di landasan terjal, akan tetap terasa susah walaupun terputar keatas kebawah. Mari kita focus pada masalah diri kita sendiri. Aku seorang mahasiswa dan sedang disibukkan dengan berbagai tugas? Bagaimana dengan hari dan hati? Jangan ditanya. Aku terlalu ribut untuk hati yang tidak pasti. Aku seperti terjebak dalam hal yang tidak aku sukai. Dia dulu sangat aku inginkan. Tapi saat ini dia telah bersama yang lainnya, haruskah aku tetap ingin dirinya? Ini terlalu jahat dan terlalu tidak seperti diriku. Tanpa dirinya, aku ingin tidak hancur. Tanpa dirinya aku ingin baik-baik saja. Tanpa dirinya dulu aku tak apa, tapi mengapa dirinya membuatku seperti ini sekarang? Bahkan untuk membuka mata dan kembali pada kenyataan sangat menyesakkan.
All Rights Reserved
#634
collage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fase dalam Lingkaran [Selesai]
  • Good Girl or Naughty Girl (END) 🍁
  • Memories in Moon
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Need You
  • Paradise
  • Dia dan Aku
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Self Injury's(complete)✔

[Trigger / content warning: domestic violence, self injury, negative vibes] Sejak di-PHK, Ayah berubah 180 derajat. Ladin tidak lagi melihat sosok wibawa pada ayahnya karena yang dilakukan Ayah sekarang hanya marah-marah, judi, dan mabuk. Ibu akhirnya harus menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga karena Ayah enggan kembali bekerja. Ladin bukan termasuk orang pendiam, tapi sejak dulu ia tidak pernah menyuarakan emosinya. Oleh karena itu, melukai tubuh kerap kali dijadikannya jalan pintas untuk menuntaskan emosi. Tidak ada ruang untuk Ladin dapat bercerita. Dunia terlampau sibuk hingga tak berkenan mengurusi perempuan kecil yang bukan siapa-siapa. ----- "Katanya, beberapa mahasiswa psikologi itu lagi berobat jalan?" ----- Cerita ini adalah fiktif. Background cover credit to owner (I am sorry because I can't find the artist)

More details
WpActionLinkContent Guidelines