Story cover for Amerta (Abadi) by moonshinesbry_
Amerta (Abadi)
  • WpView
    Membaca 27
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
  • WpView
    Membaca 27
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 2
Lengkap, Awal publikasi Mar 23, 2025
"Ternyata susah ya buat lupain orang yang belum bisa kita miliki?"

_____________________________

Mahesa Franka Aditia, seorang pria yang cerdas dan memiliki paras tampan. Dulu, Kalea sama sekali tak tertarik padanya. Namun, entah bagaimana, pada suatu hari hatinya mulai berubah, dan ia mulai merasa ada sesuatu yang berbeda tentang Franka. Perasaan itu pun tak bisa lagi disembunyikan, dan akhirnya banyak yang mengetahui bahwa Kalea diam-diam menyukai Franka.

Namun, ketika Franka mengetahuinya, kata-kata yang keluar dari mulutnya justru membuat hati Kalea terasa perih. Kata-kata yang seharusnya menguatkan malah memberi luka yang dalam. Tapi di balik semua itu, ada sebuah kenyataan yang tersembunyi-Franka ternyata juga mulai merasakan hal yang sama. Ternyata, perasaan yang tumbuh di hati mereka berdua adalah sesuatu yang tak terduga, dan dalam diam mereka, keduanya mulai menyadari bahwa mereka saling tertarik, meskipun dengan cara yang berbeda dari yang mereka bayangkan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Amerta (Abadi) ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#959basedontruestory
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Langit Tak Mengizinkan Kita Berteduh cover
00.00 cover
SERENDIPITY : a Fact cover
Kaila's Choice: Stay Or Move On? cover
Hidden Feelings cover
THE ROOM cover
GIFA cover
Impossible cover
BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End) cover

Langit Tak Mengizinkan Kita Berteduh

21 bab Bersambung

Mungkin, kelak di waktu yang tak kita duga, di tempat yang tak pernah kita rancang, semesta diam-diam mengatur pertemuan kita sekali lagi. Bukan sebagai dua yang pernah saling memiliki, tapi sebagai dua hati yang pernah saling mencari-dan kini hanya mampu saling pandang dari kejauhan. Tak ada kepastian apakah kita akan menyapa, berbasa-basi, atau memilih diam sembari menelan tanya, bagaimana bisa jarak tumbuh begitu luas di antara dua yang pernah sedekat itu. Jika itu terjadi, kau akan menyebutnya apa? Kebahagiaan? Atau ironi?