The Other Me

The Other Me

  • WpView
    Reads 209
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 30, 2025
Bagaimana jika diri kita bukan hanya satu? Bagaimana jika ada sisi lain-sesuatu yang tersembunyi dalam bayang-bayang, menunggu saat yang tepat untuk muncul? Kita selalu percaya bahwa setiap keputusan, perasaan, dan tindakan berasal dari satu kesadaran yang utuh. Namun, terkadang ada bisikan asing di kepala, dorongan yang tidak kita pahami, seakan-akan ada sosok lain yang berbagi tubuh yang sama. Awalnya, ia hanya diam, mengamati dari kejauhan. Namun, semakin lama, kehadirannya semakin nyata. Ia bukan sekadar bayangan, bukan sekadar ilusi. Ia adalah bagian dari diri kita-atau mungkin, ia adalah diri kita yang sebenarnya. Saat pertahanan melemah dan keraguan menguasai pikiran, ia akan mengambil alih. Jadi, siapa yang sebenarnya mengendalikan tubuh ini? Aku... atau dia?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Happy Ending
  • Miracle of Survival [END]
  • Meneroka Jiwa
  • Narasi patah hati
  • DEAR RAGA
  • Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓
  • Corrupted Soul
  • THE CHAOS WITHIN: AWAKENING [Volume I]
  • Someone [ Nct Dream ]
  • HAQ : Dream Universe

Kebahagiaan menjadi tolak ukur bukan karena absolut atau seragam bagi setiap orang, melainkan karena merefleksikan kemampuan seseorang untuk menerima, berdamai, dan tumbuh bersama realita yang dihadapi. Bukan sekadar tawa di permukaan, tetapi ketenangan batin yang muncul saat seseorang mampu memaafkan dirinya sendiri, menerima ketidaksempurnaan, dan terus melangkah tanpa kehilangan harapan meski dunia tidak selalu sesuai dengan yang diharapkan. Bukan tentang 'aku' dan 'kamu' yang terpisah, melainkan tentang 'kita' yang bersama-sama mengarungi labirin kehidupan, membangun keluarga sebagai mikrokosmos dari eksistensi bersama. Ini adalah kisah Asen dan Nistara, yang berkelana dengan hati mereka masing-masing. *** Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata dalam beberapa kasusnya. Namun, seluruh detail seperti alur cerita, nama tokoh, profesi, institusi, lokasi, dan peristiwa telah sepenuhnya dimodifikasi oleh penulis sebagai karya fiksi. Jika terdapat kesamaan dengan kejadian atau individu tertentu, hal tersebut murni kebetulan dan tidak disengaja. Oleh karena itu, penulis memohon maaf dan berharap cerita ini disikapi dengan bijak, terimakasih. DON'T COPY MY STORY! content warning: murder, sexual harassment, and vulgarity

More details
WpActionLinkContent Guidelines