Blue Hortensia ( End )

Blue Hortensia ( End )

  • WpView
    LETTURE 1,845
  • WpVote
    Voti 72
  • WpPart
    Parti 49
WpMetadataReadPer adultiCompleta mar, mag 20, 2025
WpInfo
Narrativa
Temi sociali
Vita familiare
Dolore e lutto
Crescita e scoperta di sé
Sedang di revisi ulang, harap maklum jika banyak kekurangannya :) "Berawal dari sebuah kesalahpahaman hingga berakhir pada sebuah penyesalan." Mungkin kata-kata di atas pantas di gambarkan dengan isi cerita novel ini. Banyak terjadi sebuah kesalahpahaman antara Lavina dan Livia, yang di mana Lavina menganggap sikap baik yang di tujukan Livia selama ini sebagai bentuk pencitraan. Sampai pada akhirnya kesalahpahaman di antara keduanya tidak bisa lagi di hindari. Lavina melakukan berbagai macam cara untuk membuat Livia menderita. Terlebih lagi Lavina sudah bertekad untuk menguak semua sisi lain dari diri Livia. Lavina berpikir dengan cara membuat Livia menderita maka Livia pasti akan menunjukkan sikap dirinya yang sesungguhnya. Mungkin maksud Lavina selama ini memang baik, tapi cara yang di lakukannya kurang benar. Lavina justru membuat badai besar yang sewaktu-waktu bisa menjatuhkan dirinya ke tanah penuh dengan lumpur. Livia yang juga tidak menerima semua penderitaannya yang di sebabkan oleh Lavina menaruh dendam cukup dalam pada Lavina. Sampai Livia melakukan berbagai macam rencana licik untuk menyingkirkan Lavina dalam hidupnya. Jadi di sini siapa yang harus di salahkan? Apa Lavina yang sudah sengaja membuat Livia menderita atau Livia yang tidak mau menerima semua penderitaannya selama ini dan berbalik menyerang balik Lavina. Sampai pada akhirnya Lavina menyadari tentang kesalahannya selama ini pada Livia. Apakah setelah semua penderitaan yang di alami Livia, masih adakah pintu maaf untuk Lavina? Sesuai dengan judulnya Blue Hortensia atau bunga Hortensia biru yaitu memiliki makna permintaan maaf dan penyesalan. Walaupun mungkin kesempatan untuk menyesali semua perbuatan yang sudah kita lakukan sebelumnya kemungkinannya cuma sedikit saja. Tapi bukan berarti tidak ada jalan lagi setelahnya. Warning : beberapa bab mengandung kata - kata kasar dan kekerasan❗ Selamat membaca semoga kalian semua suka dengan cerita aku kali ini :)
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • NADIRAEFAL
  • Where Are You?
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • Jodoh Yang Tidak Aku Duga
  • Love As A Weapon
  • Cassandra (SUDAH TERBIT)
  • Strong Girl Michella (END)
  • BELVA'S
  • DOPAMINE [HIATUS]
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  • CAN I SEE YOU AGAIN
  • 《COMPLETED》REVENGE
  • Cahaya [COMPLETED]
  • LAMP OF MY LIFE
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]
  • Dua Sisi

"Aaaaaa" teriak nadira sambil menyilangkan tangannya di dada. "Makanya jangan asal buka baju" ketus raefal. "Gu-gue ngak lihat" ucap Raefal sambil mengalihkan pandangannya kearah lain. "sedikit" lanjut Raefal lagi dengan bergumam pelan. "Tapi gue ngak sengaja" ucapnya lalu meninggalkan UKS. *** "Kata-kata terakhir lo sebelum lo berkunjung ke neraka" ucap raefal sambil menodongkan pistol ke sayangannya pada kening nadira. "Gue kasih waktu satu menit dimulai dari sekarang!'' "Satu" "Lima" WARNING!!🚫 MURNI PEMIKIRAN SENDIRI PLAGIAT SILAHKAN MUNDUR!! JIKA ADA KESAMAAN TOKOH, ITU MURNI TIDAK DISENGAJA. JIKA ADA KEMIRIPAN CERITA, MURNI TIDAK ADA UNSUR KESENGAJAAN. JANGAN MEMBAWA LAPAK LAIN KE CERITA INI!!!.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti