Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
Blue Hortensia ( End )

Blue Hortensia ( End )

  • WpView
    Membaca 1,821
  • WpVote
    Vote 72
  • WpPart
    Bab 49
WpMetadataReadDewasaLengkap Sel, Mei 20, 2025
WpInfo
Fiksi
Tema Sosial
Kehidupan Keluarga
Duka dan Kehilangan
Pertumbuhan dan Penemuan Jati Diri
Sedang di revisi ulang, harap maklum jika banyak kekurangannya :) "Berawal dari sebuah kesalahpahaman hingga berakhir pada sebuah penyesalan." Mungkin kata-kata di atas pantas di gambarkan dengan isi cerita novel ini. Banyak terjadi sebuah kesalahpahaman antara Lavina dan Livia, yang di mana Lavina menganggap sikap baik yang di tujukan Livia selama ini sebagai bentuk pencitraan. Sampai pada akhirnya kesalahpahaman di antara keduanya tidak bisa lagi di hindari. Lavina melakukan berbagai macam cara untuk membuat Livia menderita. Terlebih lagi Lavina sudah bertekad untuk menguak semua sisi lain dari diri Livia. Lavina berpikir dengan cara membuat Livia menderita maka Livia pasti akan menunjukkan sikap dirinya yang sesungguhnya. Mungkin maksud Lavina selama ini memang baik, tapi cara yang di lakukannya kurang benar. Lavina justru membuat badai besar yang sewaktu-waktu bisa menjatuhkan dirinya ke tanah penuh dengan lumpur. Livia yang juga tidak menerima semua penderitaannya yang di sebabkan oleh Lavina menaruh dendam cukup dalam pada Lavina. Sampai Livia melakukan berbagai macam rencana licik untuk menyingkirkan Lavina dalam hidupnya. Jadi di sini siapa yang harus di salahkan? Apa Lavina yang sudah sengaja membuat Livia menderita atau Livia yang tidak mau menerima semua penderitaannya selama ini dan berbalik menyerang balik Lavina. Sampai pada akhirnya Lavina menyadari tentang kesalahannya selama ini pada Livia. Apakah setelah semua penderitaan yang di alami Livia, masih adakah pintu maaf untuk Lavina? Sesuai dengan judulnya Blue Hortensia atau bunga Hortensia biru yaitu memiliki makna permintaan maaf dan penyesalan. Walaupun mungkin kesempatan untuk menyesali semua perbuatan yang sudah kita lakukan sebelumnya kemungkinannya cuma sedikit saja. Tapi bukan berarti tidak ada jalan lagi setelahnya. Warning : beberapa bab mengandung kata - kata kasar dan kekerasan❗ Selamat membaca semoga kalian semua suka dengan cerita aku kali ini :)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • NADIRAEFAL
  • BELVA'S
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • My Beloved Enemy [Segera Terbit]
  • CAN I SEE YOU AGAIN
  • Strong Girl Michella (END)
  • Dua Sisi
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]
  • Cahaya [COMPLETED]

"Aaaaaa" teriak nadira sambil menyilangkan tangannya di dada. "Makanya jangan asal buka baju" ketus raefal. "Gu-gue ngak lihat" ucap Raefal sambil mengalihkan pandangannya kearah lain. "sedikit" lanjut Raefal lagi dengan bergumam pelan. "Tapi gue ngak sengaja" ucapnya lalu meninggalkan UKS. *** "Kata-kata terakhir lo sebelum lo berkunjung ke neraka" ucap raefal sambil menodongkan pistol ke sayangannya pada kening nadira. "Gue kasih waktu satu menit dimulai dari sekarang!'' "Satu" "Lima" WARNING!!🚫 MURNI PEMIKIRAN SENDIRI PLAGIAT SILAHKAN MUNDUR!! JIKA ADA KESAMAAN TOKOH, ITU MURNI TIDAK DISENGAJA. JIKA ADA KEMIRIPAN CERITA, MURNI TIDAK ADA UNSUR KESENGAJAAN. JANGAN MEMBAWA LAPAK LAIN KE CERITA INI!!!.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan