Story cover for Rising From The Ashes by UlfiJayanti
Rising From The Ashes
  • WpView
    MGA BUMASA 128
  • WpVote
    Mga Boto 4
  • WpPart
    Mga Parte 4
  • WpView
    MGA BUMASA 128
  • WpVote
    Mga Boto 4
  • WpPart
    Mga Parte 4
Ongoing, Unang na-publish Mar 24, 2025
Serena tak pernah mengira hidupnya akan mengalami begitu banyak perubahan. Dari seorang gadis yang tak terlalu peduli dengan dunia luar, ia mulai membuka dirinya, berteman, tertawa, dan bahkan tanpa disadari, hatinya tersangkut di antara dua nama-Kael dan Nathan. Dua lelaki yang, dengan cara masing-masing, selalu ada di sekelilingnya.

Namun, Serena bukanlah tipe gadis yang hidupnya hanya berputar di sekitar cinta. Ada impian yang harus dikejar, ada masa depan yang harus diraih. Keputusan untuk melanjutkan pendidikan ke Columbia menjadi awal dari perjalanan barunya, menjauh dari semua kenyamanan, dan menantang dirinya sendiri untuk lebih berkembang.

Tahun-tahun berlalu, Serena menjadi pribadi yang lebih kuat dan matang. Teman-teman lamanya tetap menjadi bagian dari hidupnya, tawa dan kehangatan mereka masih bisa dirasakan meski jarak memisahkan. Hingga akhirnya, takdir membawanya kembali-kembali pada seseorang yang selalu ada, yang tanpa dia sadari, telah menjadi rumahnya sejak lama.

Di bawah altar yang indah dengan latar taman berhiaskan dekorasi putih elegan, Serena berdiri dalam gaun putihnya, angin menerbangkan pita di rambut panjangnya. Saat langkah kaki mendekat, ia berbalik dan menemukan Kael berdiri di sana, tersenyum, mengulurkan tangannya.

Pada akhirnya, pilihan hatinya adalah Kaelandra Atmadja. Dia yang selalu ada untuknya, dia yang menjadi pelabuhan terakhirnya.
(CC) Attrib. NonComm. NoDerivs
Sign up to add Rising From The Ashes to your library and receive updates
o
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
The Age Between Us Vol 2 [END] [SUDAH TERBIT] ni VARVATOSKASLANA
32 parte Ongoing Mature
Hidup Serena hancur dalam sekejap. Penthouse yang dulu menjadi bukti cinta Nathan kini hanya menyisakan kehampaan. Pria itu telah pergi lenyap dalam ledakan yang merenggut segalanya. Dunia Serena terasa hampa, seolah kehilangan warna dan makna. Tidak ada lagi kehangatan, tidak ada lagi suara yang selalu menenangkannya. Tanpa arah dan tujuan, Serena mencoba mencari cara untuk mengisi kekosongannya. Ia menghabiskan waktu menebang kayu di hutan di belakang penthouse, tempat yang dulu menjadi milik Nathan. Aktivitas sederhana itu memberinya sedikit pelarian, sedikit rasa hidup di tengah kesedihannya. Namun, di antara desir angin dan suara kapak yang menghantam batang kayu, Serena melihat sesuatu yang tidak seharusnya ia lihat. Seorang pria berdiri di sana tinggi menjulang (205 cm), dengan rambut seputih salju dan mata merah menyala seperti bara. Pakaian hitamnya berlumuran darah, tangannya menggenggam sesuatu yang meneteskan cairan merah gelap. Di kakinya, tubuh tak bernyawa tergeletak tanpa gerakan. Laki-laki itu tidak tampak terkejut. Sebaliknya, ia menoleh dengan perlahan, lalu menatap Serena... dan tersenyum. "Menarik," katanya, suaranya dalam dan tenang. Nama pria itu adalah Alex. Tatapan matanya mengunci Serena di tempat. Ketakutan merayapi tubuhnya, tapi ada sesuatu yang lain di sana sebuah rasa yang tak bisa ia jelaskan. Siapa Alex? Mengapa ia ada di hutan ini? Dan lebih dari itu... apakah Serena baru saja menyaksikan sesuatu yang tidak seharusnya ia lihat? Di antara duka yang belum usai dan bayang-bayang bahaya yang mendekat, Serena harus memilih: melangkah mundur atau justru terjerat lebih dalam dalam misteri pria berbahaya itu. Sebuah kisah tentang kehilangan, rahasia, dan pertemuan yang mengubah segalanya dimulai sekali lagi.
Hiraeth to Everlasting Sun ni cacanyungsepkegot
14 mga parte Kumpleto
Kapan ya semesta berpihak kepada kita? Hal itu selalu ada dalam benak seorang gadis SMA bernama Senja Kirana. Seorang gadis SMA yang dikenal baik, cantik, dan pinter. Terlihat sempurna namun hidup dikala SMAnya tidak selalu terlihat mulus. Mulai dari kisah asmaranya, cara dia menjalani hidupnya, kisah pertemanan, hingga banyak lainnya. Senja mulai menyukai kakak kelasnya, bernama William Nathanael, kerap dipanggil Nathan. Hidupnya mulai berubah ketika ia bertemu dengan Nathan. Namun bukannya menjalani kisah asmara, Senja hanya merasakan kesedihan hingga akhirnya berubah pikiran. Senja yang aktif dalam sekolah, banyak berbicara pun akhirnya menemukan sosok laki-laki yang ia taksir. Ia memang masih takut menjalani kisah cinta, sehingga ia pendam perasaan itu. Apakah kisah cinta Senja akan berakhir tragis seperti saat ia mencintai Nathan? Bertumbuh menjadi dewasa, memahami situasi, mengikhlaskan dalam setiap keadaan memang sulit. Menjadi dewasa adalah mimpi buruk di dunia nyata, ia tak menyangka bahwa hidupnya akan seberat ini, tak ada kah toleransi untuk dirinya? Tak adakah keringan bagi dirinya? Jujur, ia tak kuasa menghadapi semuanya sendirian, tak bisa kah dirinya Istirahat kali ini saja? Ia ingin tidur lebih lama lagi, dan berharap, ketika ia terbangun, dunia sudah baik-baik saja, dan semuanya sudah mereda, harapannya tidaklah besar, ia hanya ingin merasakan bagaimana nikmatnya di guyur rintikan air hujan, menikmati indahnya angin yang di tiup dari langit, dan ingin merasakan cinta yang sudah di sediakan Oleh Tuhan.
Renjana [COMPLETED] ni skyaksa
36 mga parte Kumpleto
Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 8
The Age Between Us Vol 2 [END] [SUDAH TERBIT] cover
Hiraeth to Everlasting Sun cover
Kutukan Tumbal cover
Secret Candy cover
Renjana [COMPLETED] cover
NO ESCAPE ✓ cover
Antardhi cover
SEMESTA cover

The Age Between Us Vol 2 [END] [SUDAH TERBIT]

32 parte Ongoing Mature

Hidup Serena hancur dalam sekejap. Penthouse yang dulu menjadi bukti cinta Nathan kini hanya menyisakan kehampaan. Pria itu telah pergi lenyap dalam ledakan yang merenggut segalanya. Dunia Serena terasa hampa, seolah kehilangan warna dan makna. Tidak ada lagi kehangatan, tidak ada lagi suara yang selalu menenangkannya. Tanpa arah dan tujuan, Serena mencoba mencari cara untuk mengisi kekosongannya. Ia menghabiskan waktu menebang kayu di hutan di belakang penthouse, tempat yang dulu menjadi milik Nathan. Aktivitas sederhana itu memberinya sedikit pelarian, sedikit rasa hidup di tengah kesedihannya. Namun, di antara desir angin dan suara kapak yang menghantam batang kayu, Serena melihat sesuatu yang tidak seharusnya ia lihat. Seorang pria berdiri di sana tinggi menjulang (205 cm), dengan rambut seputih salju dan mata merah menyala seperti bara. Pakaian hitamnya berlumuran darah, tangannya menggenggam sesuatu yang meneteskan cairan merah gelap. Di kakinya, tubuh tak bernyawa tergeletak tanpa gerakan. Laki-laki itu tidak tampak terkejut. Sebaliknya, ia menoleh dengan perlahan, lalu menatap Serena... dan tersenyum. "Menarik," katanya, suaranya dalam dan tenang. Nama pria itu adalah Alex. Tatapan matanya mengunci Serena di tempat. Ketakutan merayapi tubuhnya, tapi ada sesuatu yang lain di sana sebuah rasa yang tak bisa ia jelaskan. Siapa Alex? Mengapa ia ada di hutan ini? Dan lebih dari itu... apakah Serena baru saja menyaksikan sesuatu yang tidak seharusnya ia lihat? Di antara duka yang belum usai dan bayang-bayang bahaya yang mendekat, Serena harus memilih: melangkah mundur atau justru terjerat lebih dalam dalam misteri pria berbahaya itu. Sebuah kisah tentang kehilangan, rahasia, dan pertemuan yang mengubah segalanya dimulai sekali lagi.