Story cover for Project W/B by KainPel_416
Project W/B
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Mar 24, 2025
Konflik, Konflik tidak pernah berubah. Dari sejak sebelum zaman munculnya peradaban manusia, Konflik selalu ada. Tujuannya sama, Yaitu memperebutkan sesuatu hal, tetapi yang berbeda adalah bagaimana konflik itu, Dilakukan? 

Manusia pada awalnya hanya menggunakan kecerdasannya untuk bertahan hidup. Tetapi sejak peradaban manusia meluas, Insting Teritorial itu kembali meraup dasar kehidupan mereka. Dan dengan kecerdasan, mereka menciptakan Teknologi Perang. Senjata jarak dekat, Senapan, Bahkan Sesuatu yang disebut Senjata Pemusnah Masal. 

Tetapi Manusia tidak sampai di situ saja, mereka menemukan sebuah teknologi senjata, Tetapi sangat berbeda dan lebih kuat daripada apapun yang pernah diciptakan.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Project W/B to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
[Rombak] -Kemunculan Planet-planet Baru di Tatasurya  by dendrololis
12 parts Ongoing Mature
Awal dari cerita yang panjang Sinopsis : ↓ Umat manusia sudah mencapai puncak kejayaan teknologi ketika sesuatu yang tak masuk akal terjadi-sebuah planet raksasa tiba-tiba muncul di Tata Surya. Tidak ada tanda-tanda sebelumnya, tidak ada peringatan, dan yang lebih aneh lagi, tidak ada penjelasan ilmiah yang bisa menjawab bagaimana benda sebesar itu bisa muncul begitu saja. Para ilmuwan, pemerintah, dan masyarakat pun dilanda kebingungan. Apakah ini hanya anomali kosmik yang tak terduga? Atau ada sesuatu yang jauh lebih besar sedang terjadi? Lalu, kejadian aneh itu tidak berhenti di situ. Satu-persatu planet muncul dengan pola yang sama setiap 4 bulan sekali di tempat yang berbeda. Bahkan, sistem bintang baru dengan beberapa planet layak huni tiba-tiba muncul tanpa sebab yang jelas. Ini bukan sesuatu yang bisa dijelaskan dengan teori mana pun-hukum alam seakan berubah secara tiba-tiba. Namun, di tengah kebingungan itu, terungkap kenyataan yang lebih mengejutkan. Semua planet dan sistem bintang baru ini bukan sekadar fenomena acak yang kebetulan. Mereka memiliki tujuan-sebuah alasan yang bisa menentukan apakah umat manusia akan bertahan atau lenyap selamanya. Ada sesuatu yang jauh lebih besar daripada mereka, sesuatu yang telah bekerja di masa depan. Siapakah yang memunculkan peristiwa itu? Bagaimana bisa peradaban manusia diselamatkan oleh serangkaian peristiwa yang bahkan tidak mereka ketahui? Kalau penasaran, jangan lupa dibaca ya ^_^ ----------------------- *Note*: Cerita ini memiliki jadwal update yang cukup lama dan tidak menentu. Banyaknya typo yang bertebaran dan narasi yang hilang menjadi kekurangan dari novel ini. Selain itu, beberapa adegan di novel ini terinspirasi berdasarkan cerita yang pernah saya baca. Jadi, mungkin kalian akan menemukan kesamaan cerita, meskipun tidak terlalu terlihat. Mohon berikan kritik dan saran apabila kalian menemukan kesalahan.
DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell) by alfariks
4 parts Ongoing Mature
Tujuh puluh tahun yang lalu, dunia seperti yang dikenal manusia hancur seketika. Sebuah meteorit raksasa menghantam bumi pada tahun 2017, menelan lebih dari setengah populasi manusia dalam kobaran api dan kehancuran. Namun, dari reruntuhan itu, lahir sesuatu yang tak terduga-tujuh batu kristal sakti yang menyimpan kekuatan di luar nalar manusia. Bersamaan dengan munculnya batu-batu misterius itu, dunia yang selama ini tersembunyi mulai memperlihatkan dirinya. Ras-ras lain seperti Ligeria, Arzi, dan Farman, yang selama ini bersembunyi di balik realitas manusia, akhirnya muncul ke permukaan. Namun, pertemuan ini bukannya membawa kedamaian, melainkan awal dari perang yang lebih besar. Farman, ras yang paling ambisius, mulai menaklukkan dunia dengan cara kejam, memperbudak ras lain, dan merebut wilayah yang bukan milik mereka. Di tengah peperangan yang berkecamuk, Raja William Thinkler dari kaum Arzi berusaha menjadi perisai terakhir bagi perdamaian. Namun, takdir berkata lain-ia gugur di medan perang, meninggalkan sumpah yang akan menggema sepanjang zaman. "Hari ini bukanlah akhir, hanya bayangan dari fajar yang belum nyata..." "Saat kelam merangkak mundur, tertimpa cahaya senja yang enggan padam." "Dimana Pantang menyerah masih akan berdiri, di atas ragawi dosa dosa." "Sebilah besi akan terangkat tanpa amarah, dan dari gemuruh pertempuran, suara kedamaian pun terlahirkan." Sebuah janji tertinggal di antara kehancuran, sebuah harapan yang menunggu untuk ditepati. Perang ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kisah yang lebih besar-sebuah perjalanan yang akan menentukan nasib dunia yang baru.
You may also like
Slide 1 of 8
Quant (On Going) cover
gate;universe cover
[Rombak] -Kemunculan Planet-planet Baru di Tatasurya  cover
[S2] Synthetic Soul: The Last Origin cover
Mernathan cover
Largest Caliber cover
DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell) cover
INDONESIA 2075 cover

Quant (On Going)

34 parts Ongoing

Pernahkah kau bertanya pada dirimu sendiri... "Apa hakikat kebenaran, jika setiap sudut pandang melahirkan kenyataan yang berbeda?" Pernahkah kau bertanya... "Seperti apa rasanya menjadi lebih dari orang lain, ketika dunia sendiri tak mampu menanggung beban kekuatan itu?" Pernahkah kau bertanya... "Adakah cinta sejati di dunia ini, ataukah ia hanya ilusi yang bertahan sepanjang waktu?" Ketika batas antara sains dan takdir memudar, kami menemukan bahwa dunia yang kami kenal hanyalah serpihan kecil dari kebenaran yang lebih besar - dan kami bukanlah sekadar anak-anak biasa. Di persimpangan waktu dan ruang, di mana kemungkinan bercabang tak terhingga, satu pertanyaan terakhir tersisa: Apakah manusia mengendalikan nasib, ataukah mereka hanya boneka dari hukum alam yang tak terjamah?