Cahaya Senja

Cahaya Senja

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 24, 2025
Deskripsi Novel "Cahaya Senja" Di bawah langit yang perlahan berubah keemasan, di antara bayangan senja yang memeluk kota, ada dua hati yang tak pernah benar-benar bisa saling menyebut nama. "Aku" dan "Dia" dua sosok yang berbagi momen, berbagi tawa, berbagi kebisuan yang menyimpan ribuan makna. Ini adalah kisah tentang perasaan yang tak perlu dikatakan, tentang ikatan yang begitu nyata namun tetap samar. Seperti cahaya senja yang hangat tetapi tak pernah bisa digenggam, cinta di antara mereka hadir dalam keindahan yang hanya mereka mengerti. Saat langit berpendar dan waktu terus melaju, akankah mereka menemukan arti dari semua ini? Atau akankah cahaya senja itu memudar, meninggalkan bayangan yang hanya bisa dikenang?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • langit biru
  • SENJA YANG KEMBALI
  • Api dan cahaya
  • Langit.
  • Laut dan Langit
  • Langitra
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • Jejak hati di kota Senja
  • Cahaya Senja
  • Sebatas Memeluk Raga.

Setiap pertemuan pasti ada perpisahan, siap tidak siap kita harus siap. Jalan takdir yang berbeda mengantarkan mereka pada sebuah pertemuan, dua insan yang tak saling kenal itu bertemu untuk yang pertama kalinya. Hari berganti bulan, bulan berganti tahun hingga seterusnya sampai benih benih cinta diantara mereka bertemu. "Lang kalau aku jadi bulan kamu jadi apa?" "Hmm akuuuu... Aku langit nya." "Kok langit sih kan masih ada yang lain bintang atau senja gitu." "Kamu pernah liat langit ninggalin bulan?" Perempuan itu menggeleng. "Pernah liat langit ninggalin bintang?" "Nggak pernah langit" ucapnya masih sedikit bingung. "Jadi kamu ngerti kan kenapa aku mau jadi langit?" Langit menatap lekat wajah perempuan di depanya. "Jadi kamu nggak bakalan ninggalin aku kan?" "Sesuai nama aku ( langit) aku nggak akan pernah ninggalin kamu". Langit mencuim kening keyra, memberikan pelukan yang hangat kepada gadis itu. *jangan takut akan sebuah perpisahan, karena sejatinya perpisahan adalah bagian dari pertemuan* (Gimana jalan cerita cinta keyra dan langit? Mau tau akhirnya. Baca dulu awalnya 😀)

More details
WpActionLinkContent Guidelines