Di Balik Catatan Kuning

Di Balik Catatan Kuning

  • WpView
    Reads 1,382
  • WpVote
    Votes 133
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 27, 2025
Bagi sebagian orang, catatan masa kecil hanyalah coretan tanpa arti. Namun, bagi Shena, lembar-lembar usang itu menyimpan jejak persahabatan yang terjalin erat di lingkungan perdesaan tempat mereka tumbuh bersama. Tawa, rahasia, dan mungkin benih perasaan yang tak terucapkan mewarnai hari-hari mereka hingga bangku SMP memisahkan keduanya. SMA membawa mereka ke jalan yang berbeda, dan kuliah mengantarkan Shena jauh ke Yogyakarta, sementara Bima berjuang dengan realita ekonomi keluarga. Bertahun-tahun berlalu tanpa kabar, hingga takdir menuliskan babak baru. Mereka kembali menjadi tetangga, seperti dulu. Namun, di balik senyum sapa dan obrolan basa-basi, ada catatan-catatan lama yang mulai menguning, menyimpan rindu yang tak pernah pudar dan pertanyaan tentang "apa yang mungkin terjadi jika...". Di balik catatan kuning persahabatan masa kecil, mungkinkah cinta menemukan jalannya untuk kedua kali? LGBT!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IN THE blink OF YOUTH [bl]
  • best boyfriend •(End)
  • Is he there? [END]
  • AMIGDALA | Jaemren
  • Jenar (Gay)
  • Dia Laki Gue (BXB)
  • Tuhan Memang Satu Tapi Kita Yang Berbeda (BXB)BL✔️
  • Di Ujung Penantian [COMPLETED]

Karena suami tantenya mendapat tugas kerja di Papua, Ziyan memutuskan untuk menemani tantenya meskipun harus meninggalkan keluarganya dan kota besar. Meski ditentang keras oleh keluarganya, Ziyan tetap pindah sekolah ke luar provinsi dan menetap di sebuah kabupaten kecil. Di sekolah barunya, Ziyan tak menaruhi banyak ekspektasi. Ia hanya ingin menjalani hari-hari dengan sederhana, menyelesaikan jenjang terakhirnya di SMA.Di hari pertama, ia terkejut dengan suasana yang sangat berbeda. Sekolah itu mungkin yang terbesar di kabupaten, tapi bagi Ziyan, suasananya terasa begitu asing-ramai, penuh hiruk-pikuk, namun serba tidak familiar. Ketika melangkah masuk ke kelasnya, 12/8, Ziyan langsung merasa janggal. Sebagian besar teman sekelasnya adalah laki-laki-30 cowok dan hanya 10 cewek. Di benaknya, ini pasti kelas paling gaduh dan nakal di sekolah. Hari demi hari, Ziyan mencoba beradaptasi. Awalnya canggung, tapi lambat laun ia mulai menikmati tawa riuh kelasnya, candaan teman-teman barunya, dan suasana khas kabupaten yang perlahan terasa lebih ramah. Dia bahkan menemukan kehangatan dalam pertemanan, sesuatu yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. "Ayo berteman," "Pfft," warning⚠ Lgbt 17+ Bl lokal Pertemanan Tempat lokasi cerita ngga terlalu saya deskripsi kan, intinya penyesuaian dengan tempat saya. Kalian bebas Berimajinasi

More details
WpActionLinkContent Guidelines