Jelang Pejam

Jelang Pejam

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 9, 2025
Tawa dan tangis adalah dua hal yang seringkali berdekatan. Meski manusia bersikeras menolak, ia bisa datang kapan saja. Dan skenario Tuhan, adalah hal yang harus selalu di terima. Bahwasanya, waktu menjelang terpejam adalah waktu yang banyak di sesali tiap orang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ECHOES FROM THE FORGOTTEN || BL HALITAU FANTASY AU-Boboiboy Elemental Ship
  • Whisper Of Destiny
  • 𝐃𝐈𝐀𝐍𝐓𝐀𝐑𝐀 𝐊𝐄𝐁𝐄𝐍𝐂𝐈𝐀𝐍 [✓]
  • [Sudah Terbit] Dua Sisi
  • Protection
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • Timeless
  • The Goals Destiny
  • 𝐃𝐀𝐃𝐃𝐘 [𝐇𝐄𝐄𝐇𝐎𝐎𝐍 𝐀𝐑𝐄𝐀]
  •  L.T.D(LATEST THE DISSILUSION)

Di Dunia ini, kita nggak sendiri. Dalam dimensi waktu yang lain, ada diri kita yang lain juga. Kehidupannya bisa berbeda tipis, atau bahkan berbeda seratus delapan puluh derajat. Taufan Iris mempelajari konsep baru soal 'penjelajah' yang katanya pernah atau justru sering berpindah dimensi. Sekali dua, dia memimpikan menjadi seorang penjelajah karena situasinya saat ini, rasanya nggak bisa dikatakan tenang. Tapi menurut Halilintar von Emilien, Penjelajah itu cuma omong kosong yang dikarang buat dongeng anak anak. Halilintar nggak setuju sama orang orang yang mengaku pernah menjelajah. Semuanya kosong. Taufan Iris akan terus menyalakan lilin harapan, bahkan saat Halilintar von Emilien terus menerus mematikan sumbunya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines