We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Paralaks: Refleksi dari Keabadian

Paralaks: Refleksi dari Keabadian

  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 11, 2025
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Langit malam selalu menjadi saksi bisu perjalanan waktu. Cahaya bintang yang kita lihat hari ini bukanlah milik masa kini, melainkan pantulan dari masa lalu, sebuah sisa dari sesuatu yang mungkin telah lama tiada. Begitu pula dengan sejarah umat manusia-jejak-jejaknya tersebar dalam bentuk reruntuhan, dokumen, bahkan bisikan yang tersamar di balik fakta-fakta yang kita terima sebagai kebenaran. Wirnama, seorang jurnalis investigatif yang skeptis terhadap teori konspirasi, mendapati dirinya terseret dalam misteri yang lebih besar dari yang pernah ia bayangkan. Kakaknya, Avira, seorang ilmuwan astrofisika, menghilang secara misterius setelah mengungkap teori bahwa bukan hanya cahaya bintang yang berasal dari masa lalu, tetapi ada entitas yang telah lama punah yang masih meninggalkan jejak mereka di dunia ini-bukan dalam bentuk artefak, tetapi dalam wujud sesuatu yang lebih abstrak: pesan, suara, bahkan pemikiran yang masih beresonansi di dunia modern. Ditemani sahabatnya, Holy, seorang pakar kriptografi yang ahli dalam membaca sandi sejarah, dan kekasihnya, Seraphine, seorang seniman yang memiliki kemampuan tak biasa dalam merasakan "gema" dari seni, Wirnama harus menelusuri berbagai petunjuk yang ditinggalkan Avira sebelum menghilang. Semakin dalam mereka menggali, semakin banyak konspirasi yang terungkap-dari kejanggalan dalam catatan sejarah hingga kemungkinan bahwa dunia yang mereka kenal bukanlah kenyataan yang sesungguhnya. Saat teka-teki mulai menyatu, satu pertanyaan terus menghantui mereka: Jika masa lalu benar-benar masih hidup dalam bentuk yang tak kasatmata, lalu seberapa besar pengaruhnya terhadap masa kini? Dan lebih dari itu-apakah kita benar-benar melihat bintang, atau hanya refleksi dari sesuatu yang telah hilang?
All Rights Reserved
#818
eventpensi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dark Side(END)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Evanescent
  • MISTERI PETUALANGAN DALAM LABIRIN ILUSI
  • Psikopat Digital? [End]
  • Jejak Waktu yang Kabur
  • WHISPERS IN THE DARK
  • Denial Zone
  • •Pantai Terlarang Rahasia Umum•
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]

ketika dua kepribadian bertolak belakang melebur menjadi satu karena terlahir dari trauma masalalu. membentuk sebuah jati diri yang tangguh untuk menyelami kerasnya garis kehidupan yang harus dia jalani. wajah secerah mentari, tatapan seteduh mbun pagi, dan senyuman semenenangkan senja hari. siapa yang tahu bahwa itu semua adalah topeng yang dipasang untuk menutupi bagian dari dirinya yang kelam, kekelamannya mampuh mengubah kehidupan seindah pelangi menjadi hitam suram jika dia tidak mampu mengendalikan diri. karena itulah dia menguburnya dalam-dalam walaupun dia tahu itu hanya sementara dan sewaktu-waktu akan memberontak dari persembunyiannya untuk keluar. "jika diriku berubah tidak seperti biasanya, itu masih tetap aku, itu adalah diriku yang lainnya, dan aku bukan monster"

More details
WpActionLinkContent Guidelines