BEBUNGAAN YANG MERUGI

BEBUNGAAN YANG MERUGI

  • WpView
    Leituras 182
  • WpVote
    Votos 41
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, mar 27, 2025
Jika Malaysia tidak setara denganku, maka Indonesia menjadi tujuanku! Bertahun-tahun setelah kejadian itu, aku mencoba hidup lebih tenang, berusaha untuk lebih dekat dengan Tuhan. Trauma itu masih berlaku, kenajisan para pejabat masih melekat dan jadi benalu. Namun, masa lalu haruslah mendahului selalu, sebab masa depan perlu dirajut agar lebih unggul. Jangan kau ikuti alurku, anak muda! Hidupmu lebih pantas untuk menjadi pekerja mulia, pemelihara dunia. Bukan pemuas keinginan semu belaka. Salam sayang, Shree Tsoomarseh
Todos os Direitos Reservados
#13
pensivol18
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • LINGKARAN | Anzahl dRei |
  •  (TERBIT) ROTASI
  • ALTER EGO (TAMAT)
  • Sweet RomanShit
  • Pelukan Terakhir Ayah [Terbit]
  • Writtin' My Way Out
  • COMEBACK FROM PAST  ( Terbit )
  • Bangkit! [END]
  • Lazarus Chest

Mereka bilang aku rusak-tapi tak satu pun dari mereka yang datang untuk menolongku. Di negeri yang menganggap luka di kepala sebagai kelemahan iman, kurang piknik, atau akibat terlalu banyak main HP, penyakit kejiwaan masih dipandang sebagai kutukan atau aib. Orang yang menangis dianggap cari perhatian. Yang bunuh diri dicap bodoh. Sementara seminar motivasi terus digelar di hotel mewah, rumah sakit jiwa penuh, dan mereka yang sungguh-sungguh membutuhkan bantuan justru dilabeli "gila"-lalu dilupakan. "Lingkaran" mengikuti kisah Kaisel, seorang anak dibawah umur yang dimasukkan ke rumah sakit jiwa setelah mengalami pelecehan seksual di masa kecilnya. Diabaikan oleh keluarga, dihakimi oleh masyarakat, dan terjebak dalam sistem yang gagal melindunginya, Kaisel hidup didalam dunia yang tidak lagi bisa ia percayai. Tak ada nama, tak ada suara-hanya ingatan yang kabur dan luka yang tak bisa dijelaskan. "Ini terasa begitu sakit... ini membuatku pusing... ini sakit sekali..." "Aku harap rasa sakit ini berhenti. Kenapa begitu sakit? Aku tidak mau sakit..."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo