(TAK PERNAH) CUKUP

(TAK PERNAH) CUKUP

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 28, 2025
Clarissa Tamara tumbuh dalam kemewahan yang bagi banyak orang tampak seperti kehidupan tanpa cela. Sebagai anak tunggal dari keluarga terpandang, segala kebutuhannya terpenuhi, namun hatinya terasa kosong. Tamara tidak pernah benar-benar merasa cukup, bukan karena harta, tetapi karena setiap langkahnya selalu dinilai salah di mata orang lain. Sejak kecil, Tamara berusaha keras memenuhi ekspektasi. Ia belajar dengan giat, berusaha bersikap sopan, dan mengikuti semua aturan yang diajarkan kepadanya. Namun, tetap saja ada tatapan meremehkan yang menghujamnya seperti duri. Jika ia berbicara, orang-orang berkata bahwa ia manja. Jika ia diam, mereka menganggapnya angkuh. Jika ia mencoba sesuatu yang baru, mereka menertawakan ketidaksempurnaannya. Semakin besar tekanan itu, semakin dalam ia tenggelam dalam keraguan. "Apakah aku memang seburuk itu?" pikirnya. "Kenapa apa pun yang kulakukan selalu salah?" Bayangan dirinya di cermin terasa asing-gadis dengan mata yang dulu penuh cahaya, kini tampak samar dalam kegelapan. Di antara keraguan dan keputusasaan, terselip harapan yang ia genggam erat. Jika saja ia terlahir sebagai seseorang yang lebih berbakat, lebih cerdas, lebih kuat... mungkin dunia akan melihatnya dengan cara yang berbeda. Mungkin mereka akan berhenti meremehkan. Namun, semakin lama ia mengejar harapan itu, semakin ia menyadari sesuatu-apakah kebahagiaannya hanya bergantung pada bagaimana orang lain memandangnya? Tamara harus menemukan jawabannya, sebelum bayangan orang lain menghapus jati dirinya sendiri.
All Rights Reserved
#976
perubahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Enemies in Flames
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • KEKASIH KECILKU [TAHAP REVISI]
  • A Symphony of life
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • Insecure [REVISI]
  • Suara Yang Tak Pernah Di Dengar

Enemies in Flames - dua musuh yang terjebak dalam permainan api perasaan. Dalam dunia yang penuh aturan, mereka adalah pengecualian. Arya Mohan Suryanandika adalah bad boy yang dikenal karena tatapan tajamnya, sikapnya yang dingin, dan keahliannya dalam membuat masalah. Baginya, hidup adalah tentang kesenangan dan kebebasan, tanpa peduli siapa yang ia sakiti dalam prosesnya. Aqeela Aza Calista, gadis yang juga jauh dari kata lembut dan manis. Ia berapi-api, keras kepala, dan lebih suka menyelesaikan masalahnya dengan pukulan daripada kata-kata. Tak ada satu pun orang yang berani macam-macam dengannya. Mereka berdua seperti dua magnet dengan kutub yang sama. Selalu bertolak belakang, selalu bentrok. Tapi siapa sangka, kebencian yang mereka pupuk begitu lama bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit? Sesuatu yang bahkan Aqeela sendiri berusaha keras untuk menolak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines