Perfect Life

Perfect Life

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 8, 2025
[CW/TW: SUICIDE, SUICIDAL THOUGHTS, INTRUSIVE THOUGHTS] Asha memutuskan untuk mengakhiri hidup. Sekarang juga. Setelahnya ia jatuh di tengah jalan. Meski kesakitan, Asha yakin sekali melihat darahnya yang mengalir membasahi jalan. Tepat saat penglihatannya gelap, ia justru terbangun. Tapi saat ini ia jelas tidak berada di rumah sakit. Tidak juga dalam kamar kosnya, atau bahkan tempat manapun yang dia kenali. Dimana Asha sekarang?
All Rights Reserved
#550
hidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rintik Hujan Terakhir
  • ALGASYA ; STEP BROTHER
  • ECLIPSED
  • Nanti Juga Sampai
  • Welcome Home, Saga!
  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • "Hidup di Tengah Kehancuran"
  • Inexorable

Seana Hadiya, seorang perempuan yang tumbuh dari luka-luka masa kecil dan trauma yang belum sembuh, kembali ke Jakarta dengan harapan membangun hidup baru. Dulu, ia pernah pergi tanpa jejak, meninggalkan satu-satunya orang yang mencintainya tanpa syarat-Ashlan Kaistel Oceano. Ashlan, pria dari keluarga kaya dan penuh kuasa, tampak sempurna dari luar. Tapi di balik semua itu, ia menyimpan luka karena kehilangan Seana. Bertahun-tahun kemudian, mereka bertemu kembali dalam takdir yang rumit. Seana bekerja di Eterna Press, tempat yang diam-diam membawanya kembali pada kenangan dan orang-orang dari masa lalu. Ashlan, yang kini memiliki segalanya, hanya menginginkan satu hal: melihat Seana bahagia, meski harus menghancurkan dunia untuk itu. Namun, luka masa lalu tak semudah itu disembuhkan. Ketika Seana kembali dihantui oleh bayangan terburuknya-Orang-orang dari masa lalu yang mencoba merenggut segalanya darinya-Ashlan datang seperti badai, siap melindungi gadis itu dengan nyawanya sendiri. Di tengah darah, air mata, dan rintik hujan terakhir yang menyelimuti langit kelabu, mereka akhirnya menyadari bahwa cinta sejati bukan tentang menyelamatkan, tapi tentang tetap tinggal... bahkan saat semuanya hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines