Kita yang Karam

Kita yang Karam

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 11, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Di balik hujan dan secangkir kopi, sepasang mata membaca luka yang dituangkan dalam kata. Memoar ini adalah perjalanan menyelami hati yang pernah karam-tentang cinta yang patah, mimpi yang tenggelam, dan keberanian untuk menyerahkan diri pada ombak kehidupan. Sebuah catatan jiwa yang berjuang menemukan damai di tengah badai.
All Rights Reserved
#12
kisahperjuangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oh, My Sugarman
  • Promise
  • In Seventh Heaven
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Ada cinta dibalik hujan turun

Saat Zafran kembali setelah menyelesaikan pendidikannya, dia bertemu kembali dengan cinta pertamanya Naya. Saat Zafran mulai memberanikan diri untuk mendekati wanita pujaannya, laki-laki lain justru sudah siap melamar gadis impiannya itu. *** Pada akhirnya semua yang bilang sayang, akan kalah dengan yang melamar lebih dulu. Naya hanyalah gadis biasa yang sedang berusaha menyelesaikan studi magisternya. Hari-hari Naya dihabiskan dengan belajar dan jika sedang di rumah, ia akan membantu pekerjaan rumah. Kini di usia Naya yang hampir mendekati seperempat abad, seperti ibu-ibu pada umumnya, Ratih-ibu Naya terus mendesak Naya untuk menikah meski Naya sendiri masih belum siap untuk menikah. Suatu hari saat kembali ke Yogya, Naya bertemu kembali dengan Zafran, teman masa kecilnya yang kini telah menjadi laki-laki dewasa dan mapan. Entah kebetulan atau tidak, Naya mulai menerima setangkai mawar setiap hari dari pengirim yang entah siapa. Ada pula Aji, yang tanpa basa-basi menunjukkan secara gamblang akan ketertarikannya terhadap Naya, dan melamarnya. Lalu siapa yang akan dipilih Naya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines