TUBUHMU DALAM DENDAMKU

TUBUHMU DALAM DENDAMKU

  • WpView
    Reads 2,641
  • WpVote
    Votes 292
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 27, 2026
Rahang Sean mengeras, tangannya mengepal, serta raut wajah berubah menjadi muram. Tatapannya tidak bisa lepas dari wanita di hadapannya. Ia sangat membenci wanita itu, tetapi, ia tidak bisa memalingkan wajahnya . Wanita itu hanya menunduk. Entah itu suatu bentuk penghormatan atau sengaja menghindari tatapannya. Rambutnya terikat rapi, seluruh tubuhnya tertutupi oleh pakaian yang sopan. Tubuhnya memancarkan aroma vanila yang abadi dalam ingatannya. Wanita itu mendongak dan menatapnya. Jantung Sean berdegup kencang. Di saat bersamaan ia merasa marah karena wanita itu sudah berani menatap matanya. Sean ingin merobek proposal di tangannya. Lalu melemparkannya pada wanita itu. Ia benar-benar muak. "Ibu~" Seorang anak laki-laki mendekati wanita itu. Wanita itu terlihat sedikit panik. "Ah, Naka, maafkan Ibu. Ibu sedang ada urusan pekerjaan. " Mata besar Naka menatap ke arah Sean. Keduanya bertatapan selama beberapa detik. "Oh, maafkan aku, Ibu. Maafkan saya, Tuan. " Naka membungkuk hormat pada Sean. Setelah itu ia pergi. Sean mendecih dalam hati."Oh, kau sudah punya anak, ya? " "Benar, penginapan ini adalah milik suaminya saya. Suami saya meninggal kemarin. Oleh karena itu saya menggantikannya di sini." Aginta menjawab selembut mungkin. Alih-alih mengucapkan bela sungkawa, pria itu memilih tersenyum sinis. Sean bertanya di dalam hatinya. Di antara banyaknya manusia, kenapa ia dipertemukan kembali dengan Aginta, wanita yang pernah menjadi simpanan Ayahnya. Meskipun ia sukses menghancurkan kehidupan Aginta, ia merasa tidak puas. Wanita itu masih hidup tenang sampai saat ini, bahkan memiliki anak yang lucu. Sementara itu Aginta dilanda ketakutan dalam diamnya. Pria di hadapannya saat ini sangat berbahaya. Hidupnya benar-benar hancur. Sean terus memberikan hukuman atas sesuatu yang belum jelas akar permasalahannya. Ia bahkan tidak pernah diberi kesempatan untuk menjelaskan apa yang terjadi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suit and Tie [2] | ✅
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • The Heiress and the Four Brothers
  • Forgive Me My Angela
  • The Billionaire Prison
  • I'm Sorry But You're Mine [END]
  • The Billionaire's Bride | END
  • 90 Days with Devil

Book II [Bisa dibaca secara terpisah] Ditinggal pergi oleh wanita yang dicintai bukanlah perkara mudah. Rasanya seperti di neraka saat seseorang yang menjadi alasan untuk bertahan hidup justru memilih untuk bersembunyi. Itulah yang dirasakan oleh Rafael Derizcon selama hidup tanpa Victoria Beverlly Adam. Neraka itu tidak hanya dirasakan oleh Rafael, tetapi juga dirasakan oleh semua pekerjanya. Sebab mereka tidak lagi mengenali sosok Rafael Derizcon yang selalu diagungkan. Pria itu telah berubah menjadi orang yang lebih dingin dan juga berhati iblis. Hingga, semua pertahanan itu runtuh. Rafael tidak tahan lagi saat mimpi buruk itu kembali menghantuinya. Dia memerlukan obat, dia memerlukan Victoria-nya, agar semua rasa sakit itu lenyap dari kehidupannya. Dan demi menjaga kewarasannya tetap ada, Rafael memutuskan untuk mengejar Victoria dan membawa wanita itu kembali. Tak peduli akan segala caci maki yang akan dilontarkan wanita itu, karena hanya Victoria-lah yang dia butuhkan untuk bertahan. *** [Sneak Peek] "Pergi dari sini! Jangan ganggu aku lagi. Hubungan kita sudah selesai." Rafael sama sekali tidak tersinggung dengan ucapan itu. Dia justru bergerak maju. Menghimpit tubuh wanita itu ke dinding. "Rafael, apa yang kamu lakukan?!" desis Vic sembari melayangkan tatapan tak suka. "Tidak ada kata 'selesai' diantara kita. Tidak akan pernah. Karena aku yang memulainya, maka aku juga-lah yang harus mengakhirinya." Rafael menarik dagu Victoria, menjatuhkan bibirnya di atas bibir wanita itu. Menyesap rasa manis yang sudah lama dirindukannya. Sementara Vic sendiri tidak mampu menolak ciuman tiba-tiba itu. Terlalu memabukkan untuk ditolak. Dia refleks melingkarkan kedua tangannya di tengkuk pria itu. "I got you, Baby. Please... Come back to me." Copyright © 2020 A Dark Romance Story by incesstengil

More details
WpActionLinkContent Guidelines