Ratu jingga, Senja segara.

Ratu jingga, Senja segara.

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 29, 2025
"𝘼𝙠𝙪 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙗𝙞𝙖𝙨𝙖 𝙟𝙖𝙩𝙪𝙝, 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙖𝙠𝙪 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙗𝙞𝙖𝙨𝙖 𝙗𝙖𝙣𝙜𝙠𝙞𝙩 𝙩𝙖𝙣𝙥𝙖 𝙥𝙚𝙧𝙡𝙪 𝙪𝙡𝙪𝙧𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙩𝙪𝙝𝙠𝙖𝙣𝙠𝙪." -𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂 𝑺𝒆𝒈𝒂𝒓𝒂 𝑨𝒃𝒊𝒂𝒏𝒂 _________________________________________ Ada dua hal yang tidak pernah bisa dipilih oleh manusia: keluarga tempat mereka dilahirkan dan dosa yang ditimpakan pada mereka. Senja Segara Abiana tidak pernah meminta untuk lahir di keluarga itu. Tidak pernah meminta untuk menjadi bayangan di rumahnya sendiri. Dan yang pasti, tidak pernah meminta untuk dituduh melakukan kejahatan yang bahkan tidak ia pahami. Ibunya meninggal secara misterius. Jari-jari menunjuk ke arahnya. Tanpa bukti, tanpa suara yang mau membelanya semua orang percaya bahwa dialah pelakunya. Ayahnya berbalik menjauh, Kiella dan Elvano memastikan neraka itu terus membakar setiap sudut hidupnya. Namun, sesuatu tidak beres. Ada sesuatu yang disembunyikan. Ada rahasia yang mereka jaga erat-erat. Dan jika Senja tidak mencari tahu kebenaran itu sendiri... mungkin selamanya ia akan menjadi sang tertuduh. Tapi satu hal yang mereka lupakan matahari mungkin tenggelam di ujung hari, tapi Senja tidak akan pernah padam. ✨ Ketika kebenaran dikubur, siapa yang akan menggalinya? 🔥 Ketika semua orang berkhianat, siapa yang masih bisa dipercaya? 𝗪𝗔𝗥𝗡𝗜𝗡𝗚⚠⚠⚠ -𝗻𝗼 𝗽𝗹𝗮𝗴𝗶𝗮𝘁 -𝘁𝗲𝗿𝗶𝗻𝘀𝗽𝗶𝗿𝗮𝘀𝗶? 𝗶𝘁𝘂 𝘁𝗲𝗻𝘁𝘂 𝘀𝗮𝗷𝗮 -𝗽𝘂𝗿𝗲 𝗶𝗱𝗲 𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸 𝗮𝘂𝘁𝗵𝗼𝗿 𝗶𝗺𝘂𝘂𝗽 -𝗽𝗶𝗰𝘁𝘂𝗿𝗲 𝗯𝘆 𝗽𝗶𝗻𝘁𝗲𝗿𝗲𝘀𝘁 -𝗲𝗱𝗶𝘁 𝗯𝘆 @moonlanz ©𝒎𝒐𝒐𝒏
All Rights Reserved
#268
ningning
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regards, Natashira (END)
  • Senja Yang Terlukis Di Doamu [ON GOING]
  • Padam Nelangsa
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Hues of You
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • Pasutri Bobrok [ END✔ ]

"Kedatangan saya kemari, berniat untuk melamar anak bapak dan ibu..." ucapnya to the point, dia tidak mengerti cara lamar anak orang bagaimana. Lebih baik langsung ke inti, latar belakang nanti saja dijelaskan belakangan Sepasang suami istri itu saling pandang, "Kenapa Mas Rakta tiba-tiba datang melamar? Apa sudah kenal dekat dengan anak saya?" "Belum." "Belum sepenuhnya" Ruang tamu rumah satu lantai itu hening... suara angin masuk berlahan melalui jendela, menghempaskan gorden tipis yang sudah terikat. "mas, panggil anaknya aja" saran mamanya menepuk bahu sang suami Raka mulai menghentak-hentakan kaki gelisah, sepertinya keduanya salah kira... "Na... Shinaaa, sini nak. Ada yang datang..." Seorang perempuan yang sejak awal memang menguping pembicaraan di ruangan itu, bergegas keluar dari persembunyiannya "Bukan," Ucap Rakta memotong, membuat dua orang di depannya kebingungan, "yang saya maksud, anak bapak dan ibu yang lain," "Shira. Natashira..." Ucapannya semakin membuat sunyi seisi ruangan, "Kamu mengenal Shira? Shira sedang di Amerika, belum pernah kembali ke Jogja sudah lebih dari 10 tahun..." ucap sang ibu dengan penuh kebingungan "Saya kenal, kami satu SMA. " "Saya serius dengan niat saya ini..." "Saya serius ingin menikahi Shira"

More details
WpActionLinkContent Guidelines