Kutemukan bait-bait indah pada sebuah buku harian tua. Usang, sampulnya berdebu dan kertasnya menguning. Tulisan tangan yang tak asing, terdapat tanda tangan di setiap akhir puisi, aku tersenyum haru. Buku harian ini milik ibuku. Dia, perempuan yang juga pernah muda, mencurahkan perjalanan panjang nya dalam bait-bait indah. Di masa mudanya, ibuku juga bersinar bak tokoh utama. Ibu, abadilah semua puisimu.
[Buku ini berisi antologi puisi]
[Non fiksi, puisi ini benar-benar milik ibuku]
Tüm hakları saklıdır