MAETALA : EKSPEDISI PEDAKSINA (Book Version)

MAETALA : EKSPEDISI PEDAKSINA (Book Version)

  • WpView
    Membaca 361
  • WpVote
    Vote 26
  • WpPart
    Bab 25
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Apr 8, 2025
Kita semua tahu, sebagian besar sejarah Majapahit bersumber dari Kakawin Negarakertagama. Tapi apakah kalian tahu jika tidak semua kisah Majapahit tertulis di dalamnya? Bagaimana bila ada sebuah lontar yang terlewat dan hingga sekarang belum disebar luaskan karena suatu hal? Itulah yang menjadi titik awal kisah kita. Sebuah lontar terlupakan yang ditemukan di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban tahun 1996. Lontar ini bercerita mengenai perjalanan armada Majapahit menuju samudra di selatan Jawadwipa. Lontar ini akan membawa kita masuk ke dalam dunia bernama Maetala yang dihuni bangsa gilitua dan namuria. Dari sana, kita akan mengetahui sejarah dunia dari sudut pandang yang berbeda. Kita akan diajak menjawab pertanyaan apakah raksasa itu ada, bagaimana bentuk peradaban manusia sebelum banjir bandang, mengapa bangunan awal peradaban manusia berbentuk seperti piramida, dan masih banyak pertanyaan yang dapat dijelaskan. Lontar ini juga akan menjelaskan mengapa Candi Sukuh di Karangayar, Jawa Tengah memiliki perbedaan dengan candi-candi lainnya di pulau jawa dan malah identik dengan bentuk piramida kebudayaan Meso-Amerika seperti Chichen Itza, Uxmal, Teotihuacan atau Palenque. Ini adalah buku pertama dari trilogi Maetala.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#8
arkeologi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Prambanan Obsession (END)
  • Mystery Files: Light of Catastrophe
  • RAJA NUSANTARA
  • Asmaraloka Jawadwipa
  • KALA : The Eternal Love [Majapahit]
  • Shades Of Twilight
  • bestari
  • LANGIT MAJAPAHIT
  • RAJASANAGARA [ REVISI ]
  • Cinta Untuk Sri Rajasanagara

Perjanjian telah dibuat antara Bandung Bondowoso dan pasukan jin. Namun, semesta sepertinya tahu bahwa kegagalan terjadi karena kecurangan yang dilakukan oleh Roro Jonggrang. Roda nasib berputar di luar kendali. Masalahnya, perjanjian gaib tidak dapat dipatahkan begitu saja. Maka konsekuensinya, semua yang terlibat terbelenggu oleh ruang, waktu dan karma. Kejadian akan terus terulang hingga mereka semua memenuhi janjinya. Bandung Bondowoso tidak sama sekali mengalami reinkarnasi karena ternyata dia tak pernah bisa mati. Dibunuh atau bahkan bunuh diri tidak membuatnya mati. Hidup sebagai makhluk abadi untuk menunggu entah apa. Ratusan bahkan lebih dari seribu tahun berlalu hingga netranya melihat sosok mirip dengan wanita yang dicintainya sekaligus dibencinya. Apa Roro Jonggrang reinkarnasi? Tidak mungkin. Penjelasan masuk akal adalah keturunan Prabu Baka tidak habis karena bisa jadi dia memiliki anak lain selain Roro Jonggrang. Apa sang keturunan yang entah keberapa ini akan berkewajiban memenuhi karma dari nenek moyangnya? Akankah sejarah terulang lagi? Bukankah darah lebih kental daripada air. Maka keturunan pengkhianat kemungkinan besar menjadi pengkhianat juga. "Paling tidak, penuhi janjimu terlebih dahulu. Jika setelahnya kau mau kabur atau mati, silahkan! Aku tidak akan menghalangi. Asal kau tahu, aku juga ingin bisa mati seperti manusia-manusia lain. Apa menurutmu hidup abadi itu menyenangkan, haah? Tidak sama sekali. Rasanya sangat... sangat... sangat melelahkan!" ~ Bandung Bondowoso a.k.a Banyu Wisesa Gananantha ~ "Ck, dasar pria gila. Kau ini sedang mabuk atau habis nyabu?" ~ Dara Mahisa Suramardhini ~ PERHATIAN!!! ✾ Another level of Roro Jonggrang's story ✾ Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa itu hanya bagian dari pengembangan cerita.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan