Atualizamos nossas Diretrizes de Conteúdo.
Consulte as diretrizes mais recentes para continuar compartilhando histórias com segurança.
Saiba mais
DALAM SEBUAH KEDIPAN (END)

DALAM SEBUAH KEDIPAN (END)

  • WpView
    Leituras 68
  • WpVote
    Votos 10
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, abr 2, 2025
WpInfo
NÃO-FICÇÃO
"Jadi kamu ya My, yang melempar kelemahannya bersama Molly dan Perry" katanya lagi. "Siap bos!" kata Myra dengan nada seperti tentara, kita pun tertawa kecil. Lima menit setelah kita membicarakan strategi, tiba-tiba Zeva dan Perry datang dengan tampang seperti habis dikejar- kejar sesuatu, mereka ngos ngosan dengan keringat bercucuran di keningnya. "Kenapa? Apa yang terjadi?" tanya lean dengan ekspresi seperti kaget. "Tadj ratu Callista mengejar kita," jelas Perry melanjutkan kata-kata Zeva karena nafasnya tidak terkontrol. "Lalu tanpa disengajai Zeva membawa setangkai mawar merah, saat ia melihatnya ia langsung menjauh, tapi masih mengejar, kita pun segera langsung mengambil mawar yang berada di kebun mawar yang ke betulan ada di sebelah kita, lalu kita melemparkan bunga itu ke ratu Callista dan dia pun lari sambil menjerit-jerit." "Yang berarti?!!" Gantian Zeva yang melanjutkan kata-kata Perry. "Kelemahan ratu Callista adalah BUNGA MAWAR!" jawab kita semua senang.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • BACKSTREET
  • Mission
  • Drama di Pintu Kosan
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • Chana's Transmigrasi
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • REGAN's Crazy Wife (END)

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo