Sweet Cri(ea)minal

Sweet Cri(ea)minal

  • WpView
    Membaca 7
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mar 27, 2025
Axellion bersandar di pembatas rooftop untuk menopang tubuhnya, ia memandangi gadis didepannya dengan tatapan mengintimidasi. "Cream." Ucap axellion dengan nada beratnya Gadis itu menyerit tidak mengerti ucapan ucapan axellion. "No, I'm human," ujarnya "Ohh Not baby, lebih tepatnya criminal. Right?" Axellion menyeringai saat gadis itu terdiam dan terkejut akan ucapannya. "Jangan ngomong sembarangan lo." Ujar gadis itu dengan emosi karena tuduhan axellion "Why? Bukankah itu sebutan yang pas untuk orang yang menyamar dan mengambil secara diam-diam milik orang lain, criminal." ucap axellion dengan seringaian yang menghiasi bibirnya. Mendengar perkataan axellion gadis itu diam membeku ditempatnya, sedikit terkjut bungkam tanpa bisa menjawab perkataan yang dilontarkan axellion.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#864
criminal
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Damn Kidnapped! [END]
  • Menentukan Takdir Antagonis
  • Replacement Role
  • Crush On Bad Girl || Jay
  • Sorry Not Sorry
  • LIFE OF SCARY
  • Misi Kalisa (End)
  • DEAR US (SELESAI)
  • I'M ANTAGONIS [END]

Arabella, putri tunggal seorang pengusaha ternama, tumbuh dalam gemerlap harta namun jauh dari kebebasan. Hidupnya diatur sang ayah dengan ketat-hingga tekanan itu membuatnya memilih melarikan diri. Ia pikir di luar sana, ia bisa merasakan manisnya hidup tanpa belenggu. Namun, pelarian itu justru menyeretnya ke dalam takdir yang lebih kelam. Bukan kebebasan yang ia temukan, melainkan Alexander-pria misterius yang menculiknya dan membawanya jauh ke negeri asing. Di balik dingin tatapannya, tersimpan rahasia besar. Antara kebencian dan rasa ingin tahu, Arabella harus menghadapi kenyataan: kadang, kebebasan justru datang dengan harga yang tak pernah ia bayangkan. "Brengsek jauh-jauh dari ku pria tua sialan!" "Kau tau Arabella, laut sangat mirip denganmu. Berisiknya menenangkan tapi diamnya adalah tanda bahaya." "Jika nanti kami mengecewakanmu, aku harap kau mau memaafkan kami." ___________________________________________________________

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan