The Invisible Wound

The Invisible Wound

  • WpView
    MGA BUMASA 341
  • WpVote
    Mga Boto 33
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Apr 26, 2025
"Beberapa luka yang mungkin tidak terlihat begitu jelas diluar... bisa menghancurkan lebih dalam dari yang bisa dibayangkan." Luka yang paling berbahaya bukan selalu luka yang terlihat, atau yang paling banyak mengeluarkan darah. Kadang justru luka yang nyaris tak terlihat di permukaan menyimpan kerusakan paling dalam. Tubuh manusia diciptakan untuk bertahan hidup, bahkan jika itu berarti harus menyembunyikan rasa sakitnya sendiri. 26-03-2025
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • When We were Us
  • Symphony Of Nyongtory's Love: A Piece of Memory [End]
  • Secret(Nomin)(END)
  • [END] Perfect Half
  • Out of Omega | Jubbang✔️
  • [END] Setelah dipaksa melalui plot, aku dibedakan menjadi omega [PriaAWanitaO]
  • [Tamat]The Villaines Who Became Pregnant With The Alpha
  • fall in love with the last concubinus (END) ✓
  • Pheromone [ WOOMEN ] BERHENTI SEMENTARA

Malam itu, hujan mengguyur deras. Shin berdiri di lorong rumah sakit, dengan tangan yang masih gemetar dan langkah yang terasa berat. Pintu di depannya terbuka, tapi bukan kabar bahagia yang ia terima. Hanya kesunyian. Hanya kehampaan. Satu kata, satu kalimat, cukup untuk menghancurkan segalanya. "Bagus? Lagipula kau juga tidak menginginkannya, bukan?" Di antara rintik hujan dan kenangan yang tak kunjung reda, Shin harus menghadapi kenyataan yang selama ini coba ia hindari. Tapi apakah ini akhir, atau justru awal dari sesuatu yang lebih besar?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman