Sepotong Rindu Tak Terkirim

Sepotong Rindu Tak Terkirim

  • WpView
    LETTURE 2,526
  • WpVote
    Voti 272
  • WpPart
    Parti 92
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, mar 26, 2026
WpInfo
Poesia
Versi liberi
[SUDAH DIBUKUKAN] bagi yang mau order, bisa langsung DM igku @poeticlens__ versi buku berbeda dengan versi wattpad yaa, jadi gaakan bosen bacanya :p Tak semua kata sampai kepada pemiliknya. Tak semua rindu menemukan jalannya. Sebagian hanya tertahan dalam hati, mengendap di sudut sunyi, menunggu waktu yang tak pernah berpihak. Buku ini adalah kumpulan kata-kata yang pernah ingin diungkapkan, tapi tak pernah tersampaikan. Tentang cinta yang hadir tanpa sempat memiliki, tentang rindu yang tertahan di antara jarak dan waktu, tentang perasaan yang memilih bersembunyi dalam diam. Barangkali, di antara halaman-halaman ini, ada sepenggal kisah yang terasa akrab. Sebuah perasaan yang pernah kau genggam, tapi tak pernah kau lepaskan. Sebuah rindu yang kau biarkan terselubung, tak terkirim, tapi tetap ada. Karena tak semua cinta butuh pengakuan. Ada yang cukup hidup dalam kata, menemani sunyi, dan abadi dalam ingatan.
Tutti i diritti riservati
#315
puisipendek
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Aksara Tak Bertuan
  • Menanti dalam istiqomah
  • Daily Quotes
  • SEBERKAS RINDU DALAM SAJAKKU UNTUKMU
  • 10 Detik, Goodbye!
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Ketika Jemari Berbicara
  • Peupuiesisi
  • Air Mata Cinta

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! © 2026 by AuthorKhentut. All Rights Reserved.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti