Bukan Salah Hutan [On Going]

Bukan Salah Hutan [On Going]

  • WpView
    Reads 181
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 21, 2025
"Orang-Orang Takut pada Hutan, Tapi Aku Takut pada Mereka" Ironis, karena yang sebenarnya menakutkan bukanlah hutan, tapi manusia yang menghakimi. "Jangan main sama dia, nanti kita dibawa ke hutan." "Iya, nanti diculik hantu pohon!" "Anak aneh." "Tarzan." "Katanya kamu sering ngomong sama monyet, ya?" "Suka banget ke hutan? Rumahnya di hutan ya? Ahahaha, Tarzan!" Naka tumbuh di antara bisikan dan ejekan. Hutan yang bagi orang lain hanya sekumpulan pohon, baginya adalah rumah kedua. Tempat yang lebih bisa ia pahami dibanding manusia. Tapi benarkah ia sekadar anak aneh yang tak bisa berbaur? Atau justru mereka yang tak pernah benar-benar melihat? Suatu hari, ada seseorang yang bertanya dengan mata berbinar, bukan dengan tawa mengejek- "Keren! Kau bisa ngomong sama monyet? Aku dulu cuma sama kucing, tapi kau sama monyet? Luar biasa!" Mungkin, dunia ini tak sepenuhnya sesempit yang ia kira. Maret 2025
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hutan Terlarang [END]
  • Meneroka Jiwa 2
  • Doctor Lil-Daddy [END]
  • Love My Enemy
  • Disguise... [END]
  • Don't Be A Stranger [END]
  • jangan percaya seseorang
  • Lukisan Amerta Anyura
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • KITA DAN SEMESTA

Liburan sekolah seharusnya menjadi waktu bersenang-senang. Tapi tidak bagi lima remaja ini. Nanda yang keras kepala, Alya si penakut tapi pemberani, Dimas yang terlalu percaya diri, Reza si skeptis, dan Faris yang penakut-mereka semua menertawakan mitos tentang sebuah hutan terlarang di pinggiran desa. Tapi tawa itu berubah jadi jeritan saat mereka nekat masuk dan menyadari: hutan itu hidup. Suara aneh, kabut misterius, arah yang berputar, dan simbol-simbol aneh mulai menghantui mereka. Tak hanya terjebak secara fisik, mereka juga dihantui oleh ketakutan dan rahasia masing-masing. Ditambah kemunculan dua gadis misterius dan seorang pria yang mengaku bernama Reza-tapi bukan Reza yang mereka kenal-membuat segalanya makin kacau. Mereka harus memecahkan teka-teki, memilih siapa yang bisa dipercaya, dan menghadapi diri mereka sendiri. Tapi tidak semua bisa keluar. Hutan menuntut pengorbanan. Satu kesalahan kecil, dan mereka akan jadi bagian dari mitos itu selamanya. INI IDE ASLI DARI PENULIS! DILARANG MENGCOPY PASTE CERITA INI🚫🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines