Story cover for Heart Button by ltfianivvi
Heart Button
  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 124
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Mar 28
Keira Honoria selalu berusaha terlihat sempurna di setiap jepretan, memilih outfit terbaik dan senyum paling manis, berharap dunia melihatnya seperti itu. Tapi di balik layar, ada rasa ingin diperhatikan, diterima, dan dilihat sebagai seseorang yang lebih dari sekadar gambar. Ketika dia mencoba menarik perhatian seseorang spesial, Keira mulai merasakan tekanan untuk menjadi lebih dari apa yang dia sebenarnya.

Namun, di tengah segala usaha untuk tampil sempurna, Keira akhirnya sadar bahwa yang paling berharga bukanlah tampilan luar, melainkan keberanian untuk menjadi diri sendiri. Dalam perjalanan ini, dia belajar bahwa keindahan sejati datang dari ketulusan dan kebebasan dari ekspektasi.

Ditemani teman yang penuh warna dan humor, Keira menemukan bahwa kebahagiaan tidak datang dari sekadar "likes" di media sosial, tetapi dari rasa nyaman dengan diri sendiri. Cerita ini adalah tentang perjalanan menemukan jati diri, melepaskan tekanan sosial, dan merayakan setiap momen tanpa perlu khawatir terlihat sempurna.

Jadi, siap untuk bergabung dengan Keira dalam petualangan seru ini? Karena kadang, hal yang paling menyenangkan adalah melepaskan filter dan menjalani hidup dengan penuh tawa dan percaya diri!
All Rights Reserved
Sign up to add Heart Button to your library and receive updates
or
#10selflovejourney
Content Guidelines
You may also like
Coretan Sera (HIATUS)  by saharahaa
5 parts Ongoing
Sera, seorang gadis muda yang selalu menemukan kebahagiaannya dalam keramaian dan interaksi sosial, perlahan menyadari bahwa ia telah mengorbankan kebahagiaan pribadinya demi orang lain. Sejak kecil, ia percaya bahwa kebahagiaan sejati datang dari dikelilingi oleh banyak orang, dari menjadi pusat perhatian, dan dari memberikan segala yang ia miliki untuk menyenangkan orang-orang di sekitarnya. Namun, keyakinan itu mulai runtuh ketika ia merasakan pahitnya kenyataan bahwa sebagian besar dari "teman-teman" itu hanya datang saat mereka membutuhkan, meninggalkan Sera sendirian saat badai kehidupan menerjang. Kesendirian yang ia rasakan di tengah keramaian menjadi lebih menyakitkan daripada kesendirian yang sesungguhnya Dalam keputusasaan, Sera teringat akan nasihat ibunya: "Setiap masa pasti ada orangnya; dan setiap orang pasti ada masanya." Nasihat ini, yang dulu hanya ia anggap sebagai kalimat bijak biasa, kini mulai menemukan makna yang mendalam. la mulai bertanya-tanya, apakah masanya untuk belajar mencintai diri sendiri telah tiba? Apakah orang yang paling penting di dalam hidupnya adalah dirinya sendiri? la menarik diri sejenak dari hiruk pikuk, mencoba memahami siapa dirinya tanpa label-label yang diberikan orang lain. la belajar mengatakan "tidak" tanpa rasa bersalah, menetapkan batasan, dan memprioritaskan kesehatan mentalnya. Proses ini tidaklah mudah. Ada rasa takut kehilangan, rasa bersalah, dan kecanggungan di awal. Namun, dengan setiap langkah kecil, Sera menemukan secercah cahaya. la mulai melakukan hal-hal yang dulu ia tunda demi orang lain: membaca buku yang ingin ia baca, menjelajahi tempat baru sendirian, dan menulis jurnal untuk mencurahkan isi hatinya. Dalam kesendirian yang ia peluk, ia menemukan sebuah keheningan yang menyembuhkan, sebuah kedamaian yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. la menyadari bahwa "kita hanya membutuhkan keheningan untuk mempertahankan jiwa yang waras, di tengah dunia yang sangat keras."
ELEGANCE IN THE CHAOS by LumineBelle
5 parts Ongoing
Dalam dunia yang kacau, seorang wanita memulai perjalanan penemuan diri, penyembuhan, dan kekuatan yang tenang. Elegance in the Chaos adalah eksplorasi mendalam tentang jiwa yang belajar berkembang di tengah badai kehidupan. Melalui patah hati, keraguan diri, dan pelajaran tak terduga, dia menemukan bahwa elegansi sejati bukan tentang kesempurnaan, tetapi menerima bagian diri yang berantakan dan indah. Buku ini mengajak pembaca memasuki dunia intim penulis, di mana setiap bab menjadi langkah menuju penyembuhan. Dimulai dengan pengakuan tentang tekanan hidup, pertempuran batin, dan topeng-topeng yang kita kenakan, sang penulis menghadapi perjuangan terdalam-patah hati, ketidakamanan, dan pencarian pengakuan-dan belajar bahwa cinta diri adalah perjalanan untuk merebut kembali kekuatan. Melalui cerita yang rentan dan refleksi yang memberdayakan, Elegance in the Chaos membawa pembaca dalam perjalanan emosional, mengeksplorasi tema melepaskan, menerima diri, dan kekuatan lembut namun tangguh. Ini adalah pengingat bahwa bahkan dalam masa tergelap, kita menemukan cahaya dengan menjadi diri sejati. Dengan bab-bab seperti Retak yang Membentuk Cahaya, Aku Tidak Perlu Dimengerti Semua Orang, dan Mencintai Tanpa Kehilangan Diri, buku ini bukan sekadar kata-kata, melainkan tempat perlindungan, di mana pembaca menemukan kenyamanan dan kekuatan. Setiap halaman mengingatkan kita bahwa penyembuhan, meskipun lambat dan berantakan, sangat berharga. Dalam bab terakhir, penulis menerima kekacauan hidup dan mengundang pembaca untuk melakukan hal yang sama. Ini adalah perjalanan yang terus berlanjut-tentang menjadi, bersinar dengan tenang, dan memilih untuk berkembang meskipun dunia runtuh. Elegance in the Chaos adalah untuk mereka yang dalam perjalanan penyembuhan, yang butuh izin untuk menjadi lembut, rentan, dan menerima kekacauan indah dalam hidup.
From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy by amerixscane
29 parts Ongoing
🚫Disclaimer‼️ pure fiksi, tolong bijak dalam membaca, apa yang ada di cerita hanya kembali di cerita tanpa melibatkan kehidupan nyata. ----------------------------------------------------------------------- Jika aku telah di pertemukan oleh takdir terbaik-Mu jadikanlah hati ini menyukai takdir itu. Tanpa mempertanyakan 'mengapa?' kepada engkau. Aku ingin tersenyum dalam deraian air mata. Mempersilahkan hatiku dan berkata kepada ruh dan jasad ku "InshaAllah ini adalah episode bahagia di hidupmu drey" Dan dalam kemungkinan tersebut sebagai seseorang yang pernah mencintai dengan hebat. Izinkan aku dicintai lebih hebat lagi yang hadir satu persatu disetiap harinya. Sepanjang putaran bumi sampai ke surga. -Audrey Natashia Djojohadikusumo Aku yakin bukan hanya aku yang tepersona akan keindahan mu yang selalu meneduhkan kalbu kala tak sengaja dua bola mata melihat segala tingkah laku mu... Sebegitu mudah dirimu membuat aku tergila-gila hingga meminta dan merayu Tuhan untuk terus menjaga raga serta rupa seorang wanita yang begitu ku damba dalam waktu yang lama. Aku yakin banyak manusia yang kagum akan pesona mu yang selalu membawa aura positif dalam hari-hari yang sukar untuk ditebak, aku juga termasuk kedalam orang-orang yang mengagumi mu dengan menahan berat jutaan rindu saat mata kita tak dapat bertemu dan hanya doa yang menjembatani kata yang tak pernah kamu dengar secara langsung ketika aku terus bercerita tentang dirimu pada Tuhan yang maha cinta. Memang aku terlihat meromantisasi semua tentang mu dengan penuh kata cinta tanpa ada duka lara sehingga dunia hanya tau bahwa kamu selalu sempurna dalam pandangan ku. -Teddy Indra Wijaya
You may also like
Slide 1 of 10
Coretan Sera (HIATUS)  cover
Di Antara Tawa dan Tragedi  cover
ELEGANCE IN THE CHAOS cover
Love In Paris (COMPLETED) cover
Insecure [REVISI] cover
From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy cover
How to Be Classy Woman cover
Truth and Choice (END) cover
Mencari Jati diri [FRESHA] cover
Just about my feeling 💜 cover

Coretan Sera (HIATUS)

5 parts Ongoing

Sera, seorang gadis muda yang selalu menemukan kebahagiaannya dalam keramaian dan interaksi sosial, perlahan menyadari bahwa ia telah mengorbankan kebahagiaan pribadinya demi orang lain. Sejak kecil, ia percaya bahwa kebahagiaan sejati datang dari dikelilingi oleh banyak orang, dari menjadi pusat perhatian, dan dari memberikan segala yang ia miliki untuk menyenangkan orang-orang di sekitarnya. Namun, keyakinan itu mulai runtuh ketika ia merasakan pahitnya kenyataan bahwa sebagian besar dari "teman-teman" itu hanya datang saat mereka membutuhkan, meninggalkan Sera sendirian saat badai kehidupan menerjang. Kesendirian yang ia rasakan di tengah keramaian menjadi lebih menyakitkan daripada kesendirian yang sesungguhnya Dalam keputusasaan, Sera teringat akan nasihat ibunya: "Setiap masa pasti ada orangnya; dan setiap orang pasti ada masanya." Nasihat ini, yang dulu hanya ia anggap sebagai kalimat bijak biasa, kini mulai menemukan makna yang mendalam. la mulai bertanya-tanya, apakah masanya untuk belajar mencintai diri sendiri telah tiba? Apakah orang yang paling penting di dalam hidupnya adalah dirinya sendiri? la menarik diri sejenak dari hiruk pikuk, mencoba memahami siapa dirinya tanpa label-label yang diberikan orang lain. la belajar mengatakan "tidak" tanpa rasa bersalah, menetapkan batasan, dan memprioritaskan kesehatan mentalnya. Proses ini tidaklah mudah. Ada rasa takut kehilangan, rasa bersalah, dan kecanggungan di awal. Namun, dengan setiap langkah kecil, Sera menemukan secercah cahaya. la mulai melakukan hal-hal yang dulu ia tunda demi orang lain: membaca buku yang ingin ia baca, menjelajahi tempat baru sendirian, dan menulis jurnal untuk mencurahkan isi hatinya. Dalam kesendirian yang ia peluk, ia menemukan sebuah keheningan yang menyembuhkan, sebuah kedamaian yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. la menyadari bahwa "kita hanya membutuhkan keheningan untuk mempertahankan jiwa yang waras, di tengah dunia yang sangat keras."