ANYELIR SENDU

ANYELIR SENDU

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 8, 2025
⚠ Trigger Warning: Kisah ini terinspirasi dari realitas, sebagian di antaranya adalah pengalaman pribadi penulis. Jika kamu pernah merasa terbebani oleh ekspektasi dunia, bacalah dengan hati-hati. --- Dania, anak pertama yang sejak kecil dipaksa menjadi sempurna. Dalam setiap keadaan, ia harus bisa segalanya menjadi contoh bagi adiknya, penolong bagi orang tuanya, dan sandaran bagi semua orang di sekitarnya. Tidak ada ruang untuk lelah, apalagi gagal. Namun, di balik senyumnya yang tegar, ada hati yang rapuh. Ia lelah menjadi seseorang yang harus selalu kuat. Ia ingin, sekali saja, ada yang berkata, "Tak apa jika kau tak bisa." Tapi dunia tidak memberinya pilihan. Dania harus tetap berdiri, bahkan saat hatinya ingin menyerah. Kisah ini bukan sekadar fiksi. Sebagian dari cerita ini adalah cerminan dari perjalanan pribadi penulis tentang bagaimana rasanya tumbuh dengan beban tak terlihat, tentang mencari makna di tengah tuntutan, dan tentang harapan bahwa suatu hari, seseorang akan berkata, "Aku melihatmu. Aku mengerti."
All Rights Reserved
#110
dania
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRIZELLE [Completed]
  • Alletarez
  • (Not) Perfect
  • Different [END]
  • "Cemara tapi di dalam nya berantakan"
  • NESTAPA [On Going]
  • Jangan Pergi [TERBIT]
  • Angkasa dan Cerita
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]

[FOLLOW DULU, BEBERAPA PART DI PRIVATE] Family Series : 1st Datang dan pergi itu siklus hidup. Tugas kita hanya menyambut yang datang dan merelakan yang pergi, serta melalui proses ditengah keduanya. Tapi... Ketika proses merelakan sudah dilakukan dengan menghabiskan waktu, rindu, dan juga candu yang masih enggan lepas dari pikiran maupun perasaan. Dia datang dan langsung meruntuhkan perjuangan dalam semua proses merelakannya. Apakah menyambutnya kembali akan menghapus luka lama? Atau malah menambah luka di tempat yang sama? "Buat apa lo kembali? Setelah pergi adalah pilihan lo ketika dunia bahkan menolak gue." - Grizelle Danisya Roger - "Akan gue perlihatkan kejamnya dunia setelah lo mutusin untuk membunuh darah daging gue." - Gavandra Adilhaq Dimitri - -- It's Story by Nunu💫

More details
WpActionLinkContent Guidelines