Sweet But Psycho

Sweet But Psycho

  • WpView
    Membaca 72
  • WpVote
    Vote 10
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Apr 13, 2025
WpInfo
Fiksi
Misteri
"Orang jahat bukanlah Mereka yang terlahir kejam. Mereka adalah orang baik yang hatinya telah dihancurkan berkali-kali." -Ariana Vellice Dulu, Ara dikenal sebagai gadis yang lembut, penuh senyum, dan selalu membantu siapa pun yang membutuhkan. Namun kini? Matanya kosong, tatapannya dingin, dan tangan yang dulu menolong kini digunakan untuk menyiksa tanpa ampun. Dikhianati terlalu banyak, ia akhirnya menyerah menjadi baik. Mereka pikir Ara hanyalah gadis biasa. Tapi di balik senyum manisnya, ia adalah pemimpin mafia yang namanya bernama Scarlet Veil dan juga pemimpin geng motor yang bernama Oblivion Wolves. Semua orang akan menganggap kebaikan adalah kelemahan. Ara hanya tersenyum, mereka akan tahu cepat atau lambat seberapa salah nya mereka. Bagian terbaiknya baru saja dimulai
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Kanara Saksi Lentera
  • REWRITTEN | END
  • Phantom Lily
  • One Night Murder
  • Mantra Penghancur Moral
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • Unknown Variable
  • Eclipsed (Hitam Tidak Sama Dengan Putih)
  • Transmigrasi Arion Barendra [Hiatus]

Kedatangan sosok perempuan misterius yang membuat hilangnya banyak nyawa, dengan mengirimkan bunga mawar sebagai tanda kemenangan. "Saya ingin menghentikannya!" _Kanara Greesa Elleane Banutama. "Nggak ada pilihan selain melawan!" _Darendra Shankara Rafandra "Saya melihatnya tersenyum dalam kegelapan," _Lintang Arka Semesta. "Dia membunuh bapak! dia membuat kami menderita," _Adiwidya Clarissa. "Hal apa yang membuatnya haus akan darah?" _Kanaya Abhiseva Dewantari. "Gue fikir orang tua kami terlibat dalam kasus ini?" _Dewangga Jayanandra. "Gue perlu keadilan! Semua orang perlu keadilan!" _Rayana Endaru.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan