Forever with You

Forever with You

  • WpView
    Reads 356
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 13, 2025
Hari-hari Abel sudah tak lagi sendiri. Sebelumnya hidup Abel semakin berwarna sejak kehadiran Abil. Kini ada Dimas yang semakin memeriahkan kesehariannya. Tentu ada banyak penyesuaian bagi Abel dan Dimas. Apalagi peran baru laki-laki itu yang bukan hanya sebagai suami tetapi juga sebagai Papi Abil. Dulu Abil sangat bergantung pada Abel. Namun kini ada Dimas yang mulai ia jadikan contoh dan sosok yang ia andalkan. Bahkan Abel sering kali heran setiap melihat Abil yang menempel dan mengekori sang suami jika sudah pulang kerja. Abel seperti tak terlihat jika Dimas sudah berada di rumah. "Akhirnya ada yang ditiru dari kamu tapi bermanfaat buat Abil." celetuk Abel. "Apa emang?" Kepala Abel mengedik pada sang putra yang sedang menyuap entah suapan ke berapa. "Abil kurang suka sawi sama kubis. Biasanya disingkirin, itu dia makan." "Iya dong. Kan anak gantengnya Papi pinter, udah tambah gede makin pinter makan sayur ya." puji Dimas. "Iya dong, Abil kan mau kayak Papi. Biar badannya tinggi kayak Papi." Meski begitu, penyesuaian ketiganya tentu tidak selalu mulus. Keduanya masih belajar untuk menjadi suami dan istri yang baik bagi keduanya dan orang tua bagi Abil. Tentu drama bocah kecil itu juga selalu mengisi hari-hari Dimas dan Abel. Akan seriuh dan semenyenangkan apa hari-hari keluarga kecil Dimas dan Abel? Apakah mereka akan selalu rukun adem ayem, atau ada prahara antara keduanya? Sequel dari cerita Believe in You. Cerita ini karya asliku, plis jangan plagiat.
All Rights Reserved
#13
abel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Believe in You
  • THREE LITTLE FOXES (END)
  • Bad Papa
  • Flutterby (Segera Terbit)
  • My Fragrant Flower || BL ||
  • Falling for You - TERBIT
  • SQUARE LOVE
  • PAPA UNTUK RHEA: Ethereal Legacy
  • MENYAKITKAN (Freya)
  • (Bukan) Keluarga

Keputusan yang cukup besar Abel ambil membuatnya harus melepaskan beberapa hal. Bahkan dirinya sampai harus melepas laki-laki yang pernah mengisi hatinya. Ia melepas laki-laki itu dengan rasa kecewa yang besar. Bukan kecewa karena keputusannya untuk menjadi Ibu bagi Abil, tapi kekecewaannya pada laki-laki itu. Luka yang sudah lama itu ternyata masih belum juga sembuh. Bahkan Abel semakin menjadi pemilih jika ada laki-laki yang mendekatinya. Ia tak ingin kecewa untuk kedua kalinya karena saat ini bukan hanya dirinya yang ia pikirkan, tetapi Abil juga. Abel bahkan berpikir bahwa dirinya pun sanggup untuk tetap sendiri. Ia merasa cukup hanya dengan memiliki Bunda, Ayah, Abil, dan sahabatnya. Hingga permintaan Abil dan orang-orang tersayangnya kian sering ia dengar. "Papi bisa dibeli di mana?" Ini kali pertama Abil ucapkan saat usianya 3 tahun. "Abil mau Papi." Permintaan ini kembali ia dengar saat usia Abil 4 tahun. "Kalau temboknya makin tinggi, gimana Abil bisa punya Papi," komentar Nadifa, sahabat Abel. "Nggak semua laki-laki kayak Dino. Dicoba, dong, buat buka hati," nasihat Tiara, sahabat Abel juga. Akankah ada laki-laki yang dapat meruntuhkan tembok besar Abel dan berhasil mengetuk hatinya? Akankah Abil mendapatkan Papi yang ia dan Abel mau serta dapat menyayanginya? Note: Cerita ini karya asli aku yang berawal dari cerpen yang sudah pernah aku publish di laman blogspot kemudian aku kembangkan. Please jangan plagiat ya guys! #1 Adoption - 21/11/22 #3 Adara - 16/04/23 #1 Orion - 11/10/23 #7 Generalfiction - 18/04/23 #1 Couple - 18/01/24 #3 Relationship - 05/01/24 Start : 29 April 2022 End : 23 Oktober 2022 Republish : 26 November 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines