Shadows of the past

Shadows of the past

  • WpView
    Leituras 32
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, abr 25, 2025
Natan, seorang siswa SMA yang memiliki masa lalu kelam, terjebak dalam konflik keluarga yang penuh kekerasan dan intrik. Ia harus menghadapi pembunuh-pembunuh bayaran, mata-mata, dan konspirasi keluarga yang kompleks. Dalam perjalanan, Natan juga harus menghadapi konflik internal dan kesepiannya yang mempengaruhi pikiran dan prilakunya. Dia juga harus mencari tahu siapa orang tuanya sebenarnya, dan menyelidiki pembunuhan teman-temannya.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • coward
  • Guess Who's The Psycho [S1] - SUDAH TERBIT
  • Andira [End]
  • Titik Luka [END]
  • Bayangan Terakhir
  • Mission : Love and Blood
  • Konstelasi Emosi
  • First Lady
coward

Kembaran Anjani mengatakan, Anjani hanyalah gadis picik yang merebut orang-orang tersayang dari sisinya. Ketiga kakak laki-laki Anjani mengatakan hal serupa. Mereka bilang, Anjani tidak lebih dari gadis pengemis perhatian dalam keluarga. Padahal, mereka tidak pernah tau bagaimana Anjani menghabiskan hari-harinya penuh rasa sakit. Papa dan Mama yang disangka selalu berada di pihak Anjani tidak pernah benar-benar menyayanginya. Papa dan Mama hanya ingin satu hal, keduanya ingin Anjani memiliki nilai sempurna. Lantas, apa jadinya jika Anjani jatuh hati pada Jenggala, laki-laki yang berstatus sebagai sahabat dari kembarannya? Bagaimana jadinya jika laki-laki yang ia sayang, laki-laki yang diharapkan mengerti dirinya, selalu berlari untuk membela sang kembaran terlebih dahulu dibanding dirinya? "Lo tau Jan, gue mau jadi pacar lo cuma demi Aruna. Gue harap lo sadar posisi dan ngerti kalau gue nggak akan pernah beneran sayang sama lo." ••• "Gue nggak pernah minta hidup kayak gini. Gue cuma mau tidur, gue capek belajar. Gue capek nanggung beban ekspektasi Mama sama Papa, Kak."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo