The asylum of curses ( souichi tsujii )

The asylum of curses ( souichi tsujii )

  • WpView
    LECTURES 667
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Chapitres 19
WpMetadataReadEn cours d'écriture1 h 30 min
WpMetadataNoticeDernière publication lun., août 3, 2026
WpInfo
Fanfiction
Souichi was so angry , after he's family send him to a asylum. The asylum was in a big forest , in the middle of no wher. He knows that nobody likes him and that his family is scard of him or sometimes angry at him ... BUT THIS ?! He's acting like he doesn't care , but inside... He'was so angry and... heartbroken. As time goes on , he meets 3 children. They look sweet and kind children but ... crazy. ... Looks like it's time for souichi to make some friends ! ( Hi , this is my first story. I hope you enjoy it☺️🥀 And btw any photo or video or songs arenot mine and Souichi belongs to junji ito. )
Tous Droits Réservés
#51
curses
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Sampai di titik, "Hallo" lagi
  • My Perfect Husband
  • (DISCONTINUED) fatle impact: Luna's era (re-told)
  • Hak Milik Arissa Aura Sofea | Ongoing
  • 𝙇𝙤𝙨𝙩ღ {𝙊𝙣𝙚 𝙋𝙞𝙚𝙘𝙚 × 𝙊𝙘}
  • The Elemental Cards (Discontinued)
  • [C] Beneath His Gentle Lies

🥀 Zaya dan Fharis tumbuh bersama sejak kecil. Mereka selalu berangkat ke sekolah bareng, pulang bareng, ketawa bareng, dan saling tahu segalanya. Namun semuanya berubah sejak satu hari, hari saat Zaya akhirnya berani jujur tentang perasaannya... hari dimana Zaya blak-blakan bilang, "Aku suka kamu." Dan sejak saat itu juga, dunia mereka mendadak hening. Beberapa tahun kemudian, semesta mempertemukan mereka lagi lewat tugas sekolah yang memaksa mereka duduk berdua. Canggung, kikuk, tapi masih ada tawa yang sama. Di tengah hujan, lampu padam, dan tumpukan kertas sejarah, keduanya perlahan menemukan satu hal bahwa beberapa hubungan tidak perlu diulang untuk bisa terasa hangat lagi, bersamaan dengan kenangan yang ternyata tidak pernah benar-benar hilang. Mungkin mereka memang tidak ditakdirkan untuk "kembali seperti dulu" dan Zaya pikir mereka akan selamanya asing. Tapi ternyata, beberapa cerita cukup berhenti di satu titik titik di mana akhirnya dia bisa senyum dan bilang- "halo lagi." 🌧️ Semua terasa sangat luucu, hangat, dan sedikit menyakitkan, Sampai di titik, "hallo" lagi adalah kisah tentang dua sahabat yang belajar bahwa tidak semua kehilangan harus diakhiri dengan selamat tinggal, kadang juga cukup dengan sapaan kecil yang tertunda. 𓆝 𓆟 𓆞 𓆝 𓆟 ──── ୨୧ ──── zy

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu