transmigration journey

transmigration journey

  • WpView
    Reads 2,573
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 6, 2025
Di sebuah kota metropolitan yang sibuk, wanita modern bernama Aulia telah menjalani hidupnya dengan penuh warna. Sebagai seorang profesional muda yang cerdik dan berambisi, ia telah mencapai kesuksesan dalam karirnya. Namun, takdir memiliki rencana lain. Saat mengemudi mobilnya di jalan yang sibuk, Aulia tidak menyadari adanya truk yang melaju kencang dari arah berlawanan. Dalam sekejap, hidupnya berubah drastis. Kecelakaan maut itu membuat Aulia mengalami koma panjang. Saat kesadaran kembali, Aulia menemukan dirinya berada di dalam tubuh yang sama sekali berbeda. Ia kini menjadi seorang wanita muda bernama Sophia, protagonis dari novel kerajaan yang pernah dibacanya. Sophia adalah seorang gadis polos dan lugu yang hidup di istana kerajaan, namun memiliki hati yang baik dan kemampuan yang tidak terduga. Namun, Aulia tidak sendirian dalam tubuh barunya ini. Ia mendengar suara yang familiar, suara yang pernah ia dengar dalam laboratorium tempat ia bekerja. Suara itu adalah suara sistem robot yang canggih, yang pernah ia desain dan bangun sendiri. "Sistem Aktif," kata suara itu. "Selamat datang, Nona Aulia. Saya telah diaktifkan dan siap membantu Anda dalam kehidupan baru Anda sebagai Sophia." Aulia terkejut dan senang. Ia tidak percaya bahwa sistem robot yang pernah ia buat sendiri telah mengikuti dirinya ke dalam tubuh barunya. Dengan bantuan sistem robot, Aulia merasa lebih percaya diri untuk menghadapi kehidupan baru sebagai Sophia. "Sistem, apa yang bisa kamu lakukan untuk membantuku?" tanya Aulia. "Saya dapat membantu Anda dengan berbagai hal, Nona Aulia," jawab sistem robot. "Saya dapat memberikan informasi tentang kehidupan di kerajaan, membantu Anda menghadapi situasi yang sulit, dan bahkan membantu Anda meningkatkan kemampuan Anda sebagai Sophia." Aulia tersenyum dan merasa siap untuk menjalani hidup baru sebagai Sophia. Dengan bantuan sistem robot, ia yakin dapat mencapai kesuksesan dan membuat perubahan di hidupnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Villainess Is Always Pretending to Be the Virgin Mary
  • become a novel extra?
  • ✓ The System Forced Me To Tease The Boss
  • Trasmigrasi Queenzee
  • figuran tranmigrasi (ON GOING)
  • Born as Their Only Stars
  • sick cannon fodder
  • TRANMIGRASI RUBYANA
  • transmigrasi flora (End/Tamat)

Sistem Perawan Maria menggali seorang gadis lembut, Chi Ying, dari dunia game sebagai inangnya. Melihat wajahnya yang murni, diam-diam menegaskan di dalam hatinya bahwa penampilan murni ini paling cocok dengan karakter Perawan Maria! Setelah mengikat, diketahui bahwa bunga halus itu sebenarnya adalah bos penjahat dari game tersebut! Sistem agak khawatir: Ya, seharusnya baik-baik saja, bukan? Sistem melihat Chi Ying berdiri di genangan darah, dengan cahaya Perawan Maria di atas kepalanya, memegang kepala zombie dan menangis. Dia menangis, "Ya Tuhan, mereka sangat menyedihkan." Semua orang: Apakah orang ini sakit? Melihat nilai Perawan Maria yang terus meningkat, sistem menutup matanya. Jangan kira saya tidak melihatnya! Bukankah sekumpulan kepala zombie itu dipotong olehnya?! Gu Chi memilih seorang wanita dari tumpukan zombie, dengan air mata berlinang dan darah di sekujur tubuhnya. Dia cukup curiga bahwa dia adalah orang berbahaya yang telah terinfeksi, jadi dia mengikatnya, dan menodongkan pistol ke alisnya, menunggunya bermutasi kapan saja. Wanita yang dia tunjuk dengan pistol tiba-tiba menoleh, yang sepertinya merupakan tanda mutasi. Gu Chi tampak tegas, dan hendak menembak ketika dia melihatnya menatapnya dengan penuh kasih, dia berkata, "Kamu sangat kejam, kamu pasti pernah terluka di masa lalu... Tidak apa-apa, aku tidak menyalahkanmu." Gu Chi menjabat tangannya. "..." Terima kasih atas undangannya, tapi dia tidak terluka sebelumnya. Author : 雏雏菊

More details
WpActionLinkContent Guidelines