Hujan diantara Kita

Hujan diantara Kita

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 12, 2025
Ken selalu melihat Diana dari jauh-sosok gadis populer yang selalu dikelilingi banyak orang. Diana yang ceria, Diana yang ramah, Diana yang tampaknya memiliki segalanya. Tapi Ken tahu, ada sesuatu di balik senyum itu. Ken ingin mendekat. Ingin berbicara lebih dari sekadar percakapan biasa. Tapi apa yang bisa dia tawarkan? Dia bukan siapa-siapa dibandingkan dengan cowok-cowok yang lebih menonjol di sekitar Diana. Jadi, Ken memilih diam. Mengagumi dari jauh. Sampai akhirnya, semua yang tak pernah terucap mulai terasa menyesakkan. Di bawah langit yang diguyur hujan, ada perasaan yang seharusnya bisa terungkap. Tapi, apakah semuanya sudah terlambat? Hujan menyembunyikan banyak hal-termasuk perasaan yang tak pernah sampai.
All Rights Reserved
#68
cintadiamdiam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Felicia> Januari With You
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Erlangga
  • You're Here, But Not For Me
  • LOVE, UNEXPECTEDLY (END)
  • Lumière & Kaifer: A Tale of Us
  • Ada cinta dibalik hujan turun

‎Hendra... ‎seorang anak SMP yang bahkan tak lagi bersekolah. ‎Kulitnya legam, senyumnya pelan, ‎hidupnya penuh hinaan dan tatapan jijik. ‎ ‎Ia hanya ingin dagangannya laku... ‎dan pulang tanpa luka yang terlalu dalam. ‎ ‎Hingga suatu hari, ‎datanglah seorang gadis seperti bidadari. ‎Felicia. ‎ ‎Gadis cantik bermata sipit, keturunan kaya, ‎berjalan pelan ke arahnya... ‎lalu bicara dengan suara paling lembut yang pernah ia dengar. ‎ ‎Felicia tidak takut, tidak jijik. ‎Ia menggenggam tangan Hendra... ‎menemani dagangannya, duduk di sisinya, ‎dan mencintai dia-yang bahkan tak pernah mencintai dirinya sendiri. ‎ ‎Hari demi hari, Felicia menjadi cahaya. ‎Membuat Hendra tersenyum. Membuatnya percaya... ‎bahwa seseorang sepertinya bisa dicintai... bisa berarti. ‎ ‎Tapi cinta seperti Felicia tak datang untuk selamanya. ‎ ‎Dulu, seorang kakek pernah berkata, ‎"Kalau suatu hari... ada seseorang yang datang padamu, ‎seseorang yang mustahil untuk hadir dalam hidupmu... ‎tapi dia datang, menoleh, tersenyum, lalu duduk di sebelahmu, ‎biasanya... dia hanya dikirim untuk sebentar saja. ‎Untuk membuatmu merasa dicintai, ‎untuk menyembuhkan hatimu yang diam-diam patah. ‎Lalu setelah itu... dia akan pergi. ‎Bukan karena tak cinta... ‎tapi karena Penciptanya memanggil pulang." ‎ ‎Benarkah... Felicia akan pergi? ‎Apakah cinta sehangat itu... hanya datang untuk dikenang? ‎Dan bila benar ia akan hilang... ‎mampukah Hendra mengucap selamat tinggal... pada satu-satunya cahaya dalam hidupnya? 💔 ‎.

More details
WpActionLinkContent Guidelines