janji masa kecil?

janji masa kecil?

  • WpView
    Leituras 87
  • WpVote
    Votos 47
  • WpPart
    Capítulos 8
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jun 3, 2025
WpInfo
Ficção
Romance
"Alzen, Varka, dan Kanza adalah tiga sahabat yang sudah lama bersahabat sejak kecil. Karena kedekatan dan lamanya persahabatan mereka, mereka sudah saling menganggap sebagai saudara kandung mereka sendiri. Mereka semua berasal dari keluarga yang berada dan memiliki penampilan fisik yang cantik dan tampan. Namun, kehidupan mereka tidaklah semulus yang terlihat, terutama dalam hal percintaan. Kanza, yang merupakan paling muda di antara mereka, telah lama menyimpan perasaan cinta terhadap Alzen, namun Alzen tidak menyadari perasaan tersebut. Sementara itu, Varka yang sudah menikah mengalami kesulitan dalam pernikahannya yang mengharuskannya untuk bercerai. Pertanyaan yang muncul adalah apakah Alzen akan dapat membalas cinta Kanza jika ia mengetahui perasaannya? Atau apakah Kanza akan terus memendam perasaannya hingga akhir? Dan apakah Varka akan dapat menemukan cinta sejatinya setelah mengalami kegagalan dalam pernikahannya?" NT : Saya pemula, dan cerita ini jernih dari beberapa kisah nyata, jadi kalau ada yang copy mohon laporkan pada kami instagram @janjimasakecilofc
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Eliinaa
  • ALEXON [END]
  • Antara Nada dan Lensa
  • Just Friend, not more [COMPLETE!✔]
  • Don't call it love!
  • [DEARY AZA]
  • Nara
  • Zo Untuk Zia
  • ELVANO
  • ANGKASA
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo