"Pink Lipstick"

"Pink Lipstick"

  • WpView
    Membaca 814
  • WpVote
    Vote 14
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jun 4, 2015
WpInfo
Non-fiksi
Diantara kerlap-kerlip lampu merah kota Jakarta banyak bertengger paha sexy para gadis yang entah masih gadis atau sudah janda (#ibarat lagu dangdut) tersamar oleh asap tebal knalpot busway, metromini, dan angkot. Saat mata hidung belang tertuju pada paha yang haus akan belaian, disudut cafe aku duduk sambil mengerjakan artikelku, ya! betul! ini kisah nyata, karena ini benar terjadi(#dibilang kisah nyata biar dibaca). Tetapi untuk menceritakan kisahku aku harus menceritakan kisah mereka para narasumber yang ada diartikelku, karena kisah merekalah yang nyata..
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Tentang Pemimpi (Kisah Meraih Beasiswa LPDP)
  • Standing With You (gxg) (completed)
  • Elang [PROSES PENERBITAN]
  • INTUISI || ft. Tokuno Yushi
  • Tuyul Jatuh Cinta
  • surut cakrawala
  • Dark Tales From Deep In The KEBUN DJENGKOL (TAMAT)
  • BEBY MOCIL... ( END )
  • A Soul Called Home

Danasmara, ia berperawakan tinggi. Rambutnya lebat, sedikit berombak. Matanya hitam kecoklatan, seringkali ada rona merah yang memperjelas bahwa malamnya tak senyenyak manusia lain. Yang ku tahu, Danasmara memiliki mimpi yang besar, lebih besar dari tubuh kurusnya dikali seratus. Tepat setelah memutuskan jadi pemimpi, ia mulai merangkai kata-kata sakti. Aku sedikit ingat, kata-kata itu terdengar seperti ini, "Aku berusaha tetap terjaga, disaat waktu dunia membuat yang lain mulai terlelap.". Seringkali aku juga meremehkan keyakinannya. Dan kadang ia malah berhasil membalikkan perhitunganku, kemudian aku juga turut terinspirasi atas perjuangan tak masuk akalnya. Dan kau tahu kawan, apa yang terlihat sakti dari dia? Terkadang ia membahasakan firman Tuhan dengan semena-mena, tapi ajaib, bahasa itu mampu dengan mudah aku mengerti. Hatiku tersapu sekaligus tersipu, seolah aku diajak semakin dekat dengan Tuhanku. Danasamara, sesekali ia memiliki kebijaksanaan melebihi usianya. Ia dengan mudahnya memandang biasa apa saja yang teramat diinginkan manusia lain. Aku sempat berpikir, jangan-jangan ia bukan manusia. Ada semacam deduksi yang menyimpulkan bahwa Danasmara seringkali memiliki ciri asing, ia bisa jadi adalah traveler dari planet lain. Planet yang tidak memiliki banyak air, sebab aku masih ingat bagaimana ia memiliki pedoman yang aneh tentang mandi. Katanya, "mandi hanya untuk orang-orang yang merasa bahwa dirinya itu kotor." Aku menyangkal. Dan sayangnya, manusia lain mengamini pedoman hidup itu..

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan