We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
30 Hari Terakhir, Alisha

30 Hari Terakhir, Alisha

  • WpView
    Reads 3,032
  • WpVote
    Votes 200
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 30, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Alisha aurelline, gadis ceria yang penuh semangat, harus menghadapi kenyataan pahit setelah didiagnosis mengidap penyakit paru-paru langka, Idiopathic Pulmonary Fibrosis (IPF), yang memberinya waktu hidup hanya 30 hari. Di tengah perjuangannya, Alisha juga harus berhadapan dengan masalah dalam hubungannya dengan Arsen, pacarnya. Raisa, mantan Arsen, masih menyimpan perasaan dan mencoba merusak hubungan mereka, membuat Alisha merasa terancam. Meskipun waktu yang tersisa semakin singkat, Alisha berusaha menjalani hari-harinya dengan penuh arti, menghadapi cinta, kehilangan, dan kenyataan yang tak terhindarkan.
All Rights Reserved
#377
aqeelacalista
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Serpihan Hangat
  • AALFAKASHA
  • Laughter Scares Me [END]
  • DIA ANEH
  • Anxiety
  • ANXIETY DISORDER
  • Langit Yang Tak Sempat Kita Lukis

Hidup Alessa Fauzi, siswi kelas 3 SMA, berubah drastis setelah kepergian ibunya. Ditinggal mati oleh sosok yang paling ia cintai, Alessa hanya memiliki dua abangnya sebagai tempat bersandar. Hansel dan Farrel, dua lelaki yang selalu berusaha menguatkan adik mereka di tengah kesibukan sang ayah yang jarang pulang. Di sekolah, hidup Alessa pun tidak mudah. Ia memiliki musuh bebuyutan, Rachel dan sahabatnya, gadis bermuka dua yang selalu mencari celah untuk menjatuhkannya. Namun, di sisi lain, Alessa masih punya sahabat-sahabat setia yang selalu ada di sisinya. Kondisi kesehatannya pun tak pernah benar-benar stabil. Riwayat infeksi paru-paru, asam lambung, dan radang empedu membuatnya harus lebih berhati-hati. Namun, takdir seperti tak pernah berhenti mengujinya. Terjebak di antara kenangan tentang ibunya, sakit hati atas pernikahan ayahnya, dan kebencian yang semakin membara terhadap Rachel, Alessa harus menemukan cara untuk bertahan. Mampukah ia melewati semuanya? Ataukah kebencian dan luka lama akan menghancurkannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines