Two Worlds

Two Worlds

  • WpView
    Reads 2,003
  • WpVote
    Votes 216
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 23, 2025
WpInfo
Fanfic
[ BUKAN BL ] Di persimpangan dua dunia yang berbeda, dua jiwa yang terpisah oleh garis-garis sosial yang tajam dan kekayaan yang membelenggu. Dan ketika dua dunia yang berbeda ini bertabrakan, akan terjadi ledakan yang menghancurkan ataukah akan terjadi sinar yang menerangi? Akankah mereka dapat menemukan kebebasan dan identitas diri mereka sendiri, ataukah mereka akan terjebak dalam perangkap kekayaan dan kemewahan yang mematikan?" ____________________________________________ WARNING❗ •Cerita fiksi •Cerita murni hasil fikiran sendiri •Jangan disangkut pautkan dengan kehidupan asli mereka •Tidak bermaksud menjelekkan pihak manapun •Hanya meminjam karakter dari ONIC ESPORT saja tak kenal maka tak sayang, ayo cari aku di: -instagram: @blxdwii -tiktok: @bellaazoldyckkk @laaantigamon mau mabar ml? DM aku di ig yaa. Start ➡ 1 april 2025 End ➡ ???
All Rights Reserved
#153
rrq
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • 1 Month [END]
  • ✅"Just Me" - TUA Series || Shifting
  • Felix lope lope -[M/n]  { Felix X [Malereader] }
  • New World
  • I Became Duke Son [END]
  • [✓] Love Wins All | KaiJin
  • Ziana Second Life (END)
  • EXSBLASS & ZAYYAN [BELUM DIREVISI]
  • The Destroyed House || Ice Allexan Allvaro [Selesai]

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines